logo


Politisi Ini Sebut Indonesia Masuki Tanda-tanda Akhir Zaman

Menteri PPPA Yohana Yembise agar melakukan sinergi dengan Kementrian Agama (Kemenag) lindungi pelecehan seks pada anak.

1 September 2016 17:53 WIB

Anggota Komisi VIII DPR RI Achmad Fauzan Harun.
Anggota Komisi VIII DPR RI Achmad Fauzan Harun. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi VIII DPR RI Achmad Fauzan Harun mengatakan, terungkapnya 99 anak laki-laki di bawah umur menjadi korban prostitusi gay online melalui media sosial oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri adalah tanda-tanda akhir zaman.
 
Pasalnya, pemerintah sudah menyiapkan begitu banyak antisipasi agar asusila terhadap anak-anak dapat dihentikan, seperti mendirikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, namun kejahatan ini terus terjadi.
 
"Ini tanda-tanda akhir zaman, adalah manakala perbuatan-perbuatan asusila dilakukan dengan terang-terangan tanpa ada malu-malu. Di indonesia banyak sekali kejadian-kejadian seksual dengan anak-anak, Apakah betul ini tanda kiamat sudah dekat," ujar  politikus PPP saat melakukan rapat kerja dengan Menteri  Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise di Gedung DPR RI Jakarta, Kamis (1/9).
 
Oleh karena itu, ia meminta kepada Menteri PPPA Yohana Yembise agar melakukan sinergi dengan Kementrian Agama (Kemenag), mengingat Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam yang memiliki tugas untuk membina keluarga yang sakinah mawadah wa rohmah.
 
Sehingga dengan adanya sinergi ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kasus serupa di kemudian hari. 
 
"Datangnya kerusakan dari keluarga. Kementerian PPPA ini perlu bersinergi dengan Kemenag yang  punya tugas membimbing rumah tangga sakinah mawadah wa rahmah. Kalau rumah tangga baik, negara juga akan  baik," tuturnya.
 
Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri membongkar kasus prostitusi online gay di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Polisi menemukan daftar 99 anak yang menjadi korban. Setiap kali transaksi, anak-anak dijual ke konsumen gay sekitar Rp 100-150 ribu.

DPR Bahas Isu Radikalisme Celana Cingkrang dengan Menteri Agama, Fachrul Razi: Tidak Perlu Dipanjangkan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Syukron Fadillah