logo


Mentan: Harga Beras di Tingkat Petani Harus Terus Dijaga

"Kasihan petani, sudah susah-susah menanam pas panen harganya jatuh,"tukasnya Amran

1 September 2016 14:43 WIB

Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat kunjungan kerja di Desa Cisayang, Tasikmalaya, Kamis (1/9).
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat kunjungan kerja di Desa Cisayang, Tasikmalaya, Kamis (1/9). Jitunews/Siprianus Jewarut

TASIKMALAYA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, mengatakan bahwa pada saat di banyak tempat di tanah air sedang ada panen raya padi. Pasalnya kebiasaan yang sering kali terjadi adalah saat panen raya harga beras di tingkat petani terus menurun.

"Saat ini sedang banyak panen di beberapa tempat, di sana pemerintah harus hadir untuk menjaga harga di tingkat petani,"demikian kata Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, dalam kunjungan kerja di Desa Cisayang, Tasikmalaya, Kamis (1/9).

Mentan menegaskan bahwa pada saat ini pemerintah harus lebih aktif turun ke para petani dan melakukan serapan gabah di masyarakat.


Mentan Syahrul Operasi Pasar Bawang Putih dan Cabai di Solo

Keresahan Mentan akan mulai turunnya harga beras di tingkat petani bermula dari langkah sidak yang dilakukan di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) di Jakarta Timur beberapa hari lalu.

Dalam sidak tersebut, Mentan mendapati harga beras dijual ke pedagang grosir di PIBC sebesar Rp 7.000 per kg. Ia menegaskan bahwa kalau harga beras di pasar Rp 7.000 per kg harga di petani pasti lebih murah lagi.

"Kalau harganya 7.000 per kg harga di petani pasti turun bisa mencapai Rp 6.000 per kg, atau jauh dari harga yang ditetapkan pemerintah lewat harga pokok pembelian (HPP) Rp 7.300 per kg,"

"Kasihan petani, sudah susah-susah menanam pas panen harganya jatuh,"tukasnya.

Agar Distribusi Pupuk Lancar, Kementan Ingatkan Pemda Segera Percepat Realisasi

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah