logo


Ribuan Kafe Jamu Sido Muncul Telah Beredar di Seluruh Indonesia

Dengan adanya 20.000 kafe tersebar di seluruh Indonesia, maka nantinya akan mampu memberikan lapangan kerja kepada masyarakat.

30 Agustus 2016 13:27 WIB

Presiden Direktur Sido Muncul Indonesia Sofyan Hidayat.
Presiden Direktur Sido Muncul Indonesia Sofyan Hidayat. Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Direktur Sido Muncul Indonesia, Sofyan Hidayat, mengatakan bahwa pada saat ini Sido Muncul dengan ide Sentra Jamu Indonesia (SJI), membuka peluang usaha bagi masyarakat Indonesia.

"Pada saat ini kita membuka 20.000 kafe jamu di seluruh Indonesia dan itu akan membuka peluang usaha bagi masyarakat Indonesia," demikian kata Presiden Direktur Sido  Muncul Indonesia, Selasa (30/8).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, dengan adanya 20.000 kafe tersebar di seluruh Indonesia, maka nantinya akan mampu memberikan lapangan kerja kepada masyarakat yang selama ini belum mendapatkan lapangan kerja.


Kementan: Tak Ada lagi Impor Benih Jagung

"Cita-cita kami adalah memberi lapangan kerja kepada masyarakat kita, sambil mengupayakan pelestarian budaya bangsa (jamu tradisional)," demikian katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa 20.000 sentra jamu yang saat ini sudah dibangun, akan terus ditambah jumlahnya. Sehingga makin banyak menyerap lapangan kerja bagi masyarakat Indonesia.

"Ini baru permulaan, nanti akan kita terus kembangkan dan perbanyak jumlahnya," ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya kafe jamu ini minat masyarakat akan minuman jamu juga akan semakin besar.

"Kafekan kesannya sedikit elegan, jadi dengan hadirnya Jamu sebagai hidangan di kafe maka mengangkat tradisi jamu yang kesannya tradisional menjadi lebih moderen dalam penampilannya," katanya.

Namun, ia menegaskan bahwa konsepnya adalah dengan membuka kafe jamu, pada dasarnya kita bermaksud untuk membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Indonesia.

"Idenya kita membuka peluang usaha bagi masyarakat kita," tukasnya.

Peran Pemuda Majukan Pertanian di Indonesia Makin Nyata

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah
 
×
×