logo


Jokowi Janji Bakal Loyal Berikan Izin Kontes Domba Garut

Kontes domba Garut belakangan tak ramai digelar, padahal kontes ikut mendongkrak harga domba.

28 Agustus 2016 05:00 WIB

Presiden Jokowi saat meninjau domba-domba yang dipamerkan di Kebun Raya Bogor
Presiden Jokowi saat meninjau domba-domba yang dipamerkan di Kebun Raya Bogor Setkab

BOGOR, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo menjanjikan akan mempermudah pemberian izin terkait kontes domba Garut. Hal itu ditegaskan Jokowi saat berdialog dengan para peternak domba dan kambing yang tergabung dalam Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI).

Mengingat, kontes sedemikian adalah bagian untuk mengkatrol nilai jual dari domba atau kambing yang menang. Biasanya, harga hewan tersebut langsung setinggi langit pasca memenangkan kontes. Tak hanya bagi yang menang, hewan yang kalah pun tetap memiliki potensi nilai yang tinggi asalkan diberikan sertifikat dari kontes yang diadakan.

Masalah berikutnya yang direspon Jokowi adalah soal izin menggelar kontes ketangkasan, yaitu adu domba. Budaya ini sudah lama dikenal masyarakat Garut, namun belakangan tak ramai digelar. Padahal kontes-kontes seperti itu ikut mendongkrak harga domba.


Tingkatkan Produksi Daging Sapi, Kementan Kembangkan Sapi Belgian Blue

"Kenapa masalah perizinan sulit? Bener sulit? Izin nanti saya akan jamin tidak sulit, tapi ada jaminan yang dikhawatirkan kepolisian. Ini saya belum tanya Polri, yang ditakutkan mesti pas beradu ada yang judi," demikian kata Jokowi di Kebun Raya, Bogor, Sabtu (27/8).

"Nggak. Nggak, Pak," sahut para peternak soal perjudian.

"Ya feeling saya ke situ. Nanti saya perintahkan Kapolri untuk beri izin. Tadi Pak Lurah Ciamis yang usul (izin dipermudah) semangat banget," ucap Jokowi melanjutkan.

Lalu masalah lain soal permintaan penyuluh lantaran peternak masih kesulitan menangani jika domba-domba mereka sakit. Soal ini, Jokowi minta Mentan Amran Sulaiman menjelaskan.

Menurut Amran, memang Indonesia masih kekurangan penyuluh sekitar 50 ribu orang. Harusnya satu desa satu penyuluh. Sehingga untuk merespon pertanyaan peternak, menunggu ada penyuluh baru yang digelar akhir tahun ini.

"Nunggu rekruitmen penyuluh baru," kata Jokowi disambut tepuk tangan.

Kabupaten Lingga Siapkan 100 Hektar Kebun Hijauan Pakan Indigofera

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah