logo


Para Prajurit di Lanud Balikpapan Belajar Bercocok Tanam Sistem Hidroponik

Komandan Lanud Balikpapan Kolonel Pnb Heddezul beserta seluruh personel dan anggota PIA Ardhya Garini Cabang 11/D/II Lanud Balikpapan belajar bercocok tanam sistem Hidroponik di Rumah Pangan Lestari (RPL) Lanud Balikpapan, Selasa (26/8).

26 Agustus 2016 18:38 WIB

Prajurit di Lanud Balikpapan belajar bercocok tanam sistem Hidroponik .
Prajurit di Lanud Balikpapan belajar bercocok tanam sistem Hidroponik . Dispen AU

BALIKPAPAN, JITUNEWS.COM - Komandan Lanud Balikpapan Kolonel Pnb Heddezul beserta seluruh personel dan anggota PIA Ardhya Garini Cabang 11/D/II Lanud Balikpapan belajar bercocok tanam sistem Hidroponik di Rumah Pangan Lestari (RPL) Lanud Balikpapan, Selasa (26/8).

Hidroponik merupakan metode bercocok tanam atau budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, tanaman hidroponik bisa dilakukan skala kecil di rumah sebagai suatu hobi ataupun secara besar-besaran dengan tujuan komersil. Beberapa kelebihan tanaman hidroponik antara lain ramah lingkungan, hemat air karena penggunaan air hanya 1/20 dari tanaman biasa, dan mengurangi co2 karena tidak perlu menggunakan kendaraan atau mesin.

"Tanaman hidroponik lebih bersih dan tanpa pestisida. Sistem Hidroponik lebih hemat waktu dan tenaga, karena tidak perlu menyiramkan air setiap hari. Pertumbuhan tanaman lebih cepat dan kualitas hasil tanaman dapat terjaga," kata Danlanud.

Hidroponik dapat ditanam di mana saja bahkan di garasi dan tanah yang berbatu, karena tanaman ini tidak mengenal musim. Sistem hidroponik ini lebih bagus dibanding tanaman konvensional biasa.

Sementara itu Danlanud mengatakan bahwa sistem menanam hidroponik sebenarnya sangat cocok untuk diterapkan di daerah perkotaan, karena banyak manfaatnya, di antaranya hemat tempat dan ramah lingkungan. Sejumlah jenis tanaman sangat mudah untuk ditanam dengan cara sistem hidroponik, antara lain jenis tanaman sayuran daun seperti bayam, sawi, kangkung dan lain sebagainya.

Dengan belajar bertani, anggota dapat berhemat biaya pengeluaran terutama dalam hal kebutuhan makanan sehari-hari dan bila perlu hasil jerih payahnya dapat dijual sehingga dapat menambah pendapatan keluarga.

TNI AU Harap Indonesia-Malaysia Sepakati Batas Wilayah Udara di Natuna

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan
 
×
×