logo


Nasir Akui Konflik Trisakti Sudah Terjadi Sejak Beberapa Menteri Sebelumnya

Kemenristekdikti hadir di tengah-tengah pihak berkonflik guna menyelesaikan masalah perguruan tinggi swasta tersebut.

24 Agustus 2016 16:22 WIB

Menristekdikti Mohammad Nasir.
Menristekdikti Mohammad Nasir. dok. Kemristekdikti

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir langsung mendatangi Universitas Trisakti pasca insiden. Bersama Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Moechgiyarto, maksud kedatangan Natsir adalah sebagai penengah guna terjalin mediasi antara dua pihak internal yang bertikai.

Pertemuan akhirnya terjadi dan berlangsung kurang lebih selama dua jam. Adapun pertemuan itu diisi oleh Menristekdikti, Kapolda Metro Jaya, perwakilan yayasan dan mahasiswa Trisakti.

Rupanya, pasca pertemuan, Menteri Nasir menyatakan bahwa konflik sesungguhnya terjadi sejak 2002 silam.

"Sampai sekarang tidak pernah selesai. Kalau konflik ini tidak selesai, maka akan berpengaruh pada proses pembelajaran di Trisakti," ucap sang menteri, di Universitas Trisakti, Jakarta Barat, Rabu (24/8).

Untuk itu, Kemenristekdikti hadir di tengah-tengah pihak berkonflik guna menyelesaikan masalah perguruan tinggi swasta tersebut. Nasir berharap, semoga kehadiran institusinya bisa menjadi penengah yang baik sehingga akar permasalahan dapat terselesaikan.

Bahkan, Nasir menyebut, konflik internal Trisakti sudah dihadapi oleh beberapa menteri sebelum dia.

"Jadi jangan berlarut larut. Tahun 2002 loh masalah ini sampai sekarang. Sudah berapa menteri yang terlibat di dalamnya," ujarnya.

Hadiri ISS 2019, Menristekdikti Sebut Jumlah Startup RI Pertama di ASEAN

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah