logo


Medali Olimpiade, Bagi Jokowi Buah Kerja Keras dan Perencanaan yang Baik

Presiden instruksikan Menpora untuk fokus memaksimalkan cabor berpotensi jadi lumbung medali.

24 Agustus 2016 14:49 WIB

Presiden Jokowi bersama peraih emas Olimpiade Brasil, Tontowi Yahya dan Liliyana Natsir, serta Sri Wahyuni dan Eko Yuli, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/8) pagi.
Presiden Jokowi bersama peraih emas Olimpiade Brasil, Tontowi Yahya dan Liliyana Natsir, serta Sri Wahyuni dan Eko Yuli, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/8) pagi. Biro Pers Setpres/Jay

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo menyambut kepulangan kontingen Indonesia untuk Olimpiade 2016 di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu pagi 24 Agustus 2016. Rombongan atlet peraih medali bersama dengan pelatih dan pengurus tiba di kawasan Istana Merdeka sekitar pukul 09.10 WIB.

Rombongan tersebut kemudian diterima langsung oleh Presiden Joko Widodo di ruang credential Istana Merdeka.

Dalam sambutannya, atas nama pemerintah dan rakyat, Presiden menyampaikan ucapan selamat sekaligus berterima kasih atas perjuangan yang telah ditunjukkan oleh seluruh atlet di Olimpiade 2016 yang lalu. Presiden menyebut bahwa hasil yang telah dicapai kali ini merupakan buah usaha maksimal yang telah dilakukan.


Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, Imam Nahrawi Divonis 7 Tahun Penjara

"Kalau di London 2012 dulu kita mendapatkan dua medali, satu perak dan satu perunggu, sekarang kita mendapatkan dua perak dan satu emas," demikian kata  Presiden Joko Widodo seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com, Rabu(24/8)

Menurut Presiden, capaian yang berhasil diperoleh tersebut bukanlah suatu proses yang instan, melainkan buah dari usaha kerja keras yang panjang serta perencanaan yang baik.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menginstruksikan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi untuk fokus memaksimalkan cabang olahraga yang diperkirakan dapat menjadi lumbung medali di gelaran kompetisi selanjutnya.

"Saya kira kalau ini kita lakukan dengan sebuah perencanaan jangka panjang yang baik, saya meyakini emas-emas yang lain bisa kita dapatkan lebih banyak di cabang-cabang olahraga yang sekarang sudah mendapatkan medali, maupun di cabang-cabang yang belum," ucapnya.

Tampak hadir mendampingi Presiden dalam acara penyambutan tersebut ialah Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Adapun rombongan atlet dan pengurus yang hadir di antaranya ialah peraih medali emas pasangan ganda campuran bulutangkis Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, peraih medali perak dari cabang angkat besi Sri Wahyuni dan Eko Yuli, Komandan Kontingen Indonesia Raja Okto Sapta Odang, Ketua Umum PBSI Gita Wirjawan, Direktur Bidang Pembinaan PBSI Rexy Mainaky, serta Wakil Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Taufik Hidayat.

Imam Nahrawi Divonis 7 Tahun, PKB: Mas Imam Orang Baik

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah