logo


Jaga Kestabilan Harga, Mendag Bakal Potong Rantai Pasokan Pangan

Pemerintah pada saat ini terus mengupayakan sejumlah langkah strategis guna menjaga kestabilan harga pangan.

24 Agustus 2016 13:24 WIB

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita.
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita. Jitunews/Siprianus Jewarut

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah pada saat ini terus mengupayakan sejumlah langkah strategis guna menjaga kestabilan harga pangan. Untuk di sektor hilir, Menteri perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mencanangkan langkah perketat tata niaga pangan.

"Tata niaga pangan ini akan kita perketat dengan memotong rantai pasokan, sehingga jalur distribusi pangan dari konsumen ke produsen tidak terlalu jauh dan memakan biaya yang tidak terlalu besar," kata Enggartiasto Lukita di Jakarta, Rabu (24/8).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa jauhnya jarak antara produsen dan konsumen serta mahalnya biaya transportasi menjadi salah satu faktor tingginya harga pangan di pasar.


Periode Maret 2018: Harga Menguat, BK CPO Nol, BK Kakao 5%

Menurutnya, pengetatan tata niaga pangan ini penting dilakukan selain untuk menekan biaya transportasi, tetapi juga untuk meminimalisir permainan harga yang dilakukan oleh para distributor.

"Biasanya kan hasil pangan itu dibeli oleh para pengepul sebagai tangan pertama dan disalurkan ke pengepul lainnya, dan ini ada 8-9 titik. Jadi kalau masing-masing titik ada patokan harga maka sampai di konsumen harga itu pasti sudah tinggi," ujarnya.

Ia berharap dengan adanya langkah pengetatan tata niaga ini, maka biaya transportasi yang panjang serta permainan harga dari para pengepul bisa diatasi.

KKP-FAO Lakukan Training untuk Percepat Perluasan Area Minapadi di Indonesia

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan