logo


Apresiasi Duterte, Ryamizard: Hampir Separuh Kekuatan Abu Sayyaf Lumpuh

"Kalau saya hitung anggota Abu Sayyaf kira-kira 300 jumlahnya. Yang sudah tewas lebih dari 100"

23 Agustus 2016 14:05 WIB

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Langkah Pemerintah Filipina yang menggempur sejumlah titik kumpul kelompok radikal Abu Sayyaf diapresiasi Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu.

"Saya selalu koordinasi dengan Menhan Filipina. Kemarin di Basilan ditemukan markas besarnya (Abu Sayyaf), ada yang di dalam tanah, sudah beres," ujar Ryamizard, Selasa (23/8), usai memimpin Apel Nasional Bela Negara, di lapangan silang Monumen Nasional, Jakarta.

Apresiasi Ryamizard juga dialamatkan kepada presiden baru Filipina, Rodrigo Duterte. "Dia kerahkan 10 ribu pasukan. Pengerahan kan memerlukan biaya banyak. Hasilnya, hampir separuh kekuatan Abu Sayyaf lumpuh," ujar Ryamizard.


Menhan Sedih Dengar Senior dan Juniornya Terlibat Kasus 22 Mei

Ditambahkan Ryamizard, pasukan militer Filipina saat ini sedang mengincar basis Abu Sayyaf di Pulau Jolo, perairan Sulu. "Kalau saya hitung anggota Abu Sayyaf kira-kira 300 jumlahnya. Yang sudah tewas lebih dari 100," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi sempat menyebut Filipina belum bisa memastikan lokasi para sandera. Retno menyebut, posisi penyanderaan berubah ketika terjadi pertempuran antara militer Filipina dan kelompok Abu Sayyaf.

Meski begitu, terdapat dua WNI yang berhasil lolos dari kelompok Abu Sayyaf pada 17 Agustus lalu. Keduanya atas nama M. Sofyan dan Ismail. Mereka tengah ditangani otoritas Filipina dan perwakilan pemerintah RI.

Pemerintah Malaysia dan Filipina Dinilai Lamban, Anggota DPR: Biarkan TNI yang Menyelesaikan Kasus Penculikan

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro