logo


Lestarikan Jamu, Budayawan: Hari Jamu Nasional Sangat Dimungkinkan

Jamu adalah biudaya bangsa yang harus dijaga kelestariannya

19 Agustus 2016 17:52 WIB

Jitunews/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Budayawan Arswendo Atmowiloto mengatakan, jamu sebagai warisan budaya nasional harus dijaga kelestariannya. Upaya itu bisa dilakukan dengan banyak hal misalnya dengan adanya Hari Jamu Nasional.

"Bisa saja kita buat hari jamu nasional untuk menjaga kelestarian minuman jamu ini, dan agar lebih dikenal oleh masyarakat," ujar Arswendo, Jumat (19/8), di Jakarta.

Menurut Arswendo, jamu adalah anugerah. Sebab, jamu berasal dari tanaman berkhasiat penyehat dan secara jenius nenek moyang Indonesia berhasil menciptakannya. "Bayangkan saja, ramuan dari kulit dan akar pohon bisa menyembuhkan. Hebat lho," tambah Arswendo.


Sentra Jamu Indonesia Ingin Buka Peluang Usaha Bagi Masyarakat

Arswendo kemudian mencontohkan jamu yang terdiri dari racikan beras dan kencur, sehingga menjadi kesatuan yang sangat berkhasiat ditambah dengan bumbu lain. "Kalau pun terasa pahit, ada madu yang menemani, juga alami," katanya.

Mengingat banyak jenis tanaman yang tumbuh di katulistiwa ini, Arswendo menilai, sebanyak itu pula yang dimungkinkan untuk dimanfaatkan atau terus dikembangkan.

Sebagai informasi, para pecinta jamu dan siapa saja yang ingin memuliakan jamu, kini berkumpul dalam Sentra Jamu Indonesia, dengan kegiatan utama penelitian dan sosialisasi untuk melibatkan masyarakat. Adalah Sofyan Hidayat, sehari-hari Dirut Sido Muncul dan Muncul Mekar, distributor utama, dan satu-satunya produk Sido Muncul yang meprakarsai ini.

“Komunitas ini tidak bicara merek, atau produk. Melainkan bicara jamu sebagai bagian dari budaya," ujar Arswendo.

Pada saat ini, jamu juga dimunculkan dalam bentuk suplemen, permen, minuman cair, model koyok, atau bentuk wewangian di rumah atau di mobil.

"Hadirnya sejumlah varian jamu ini terus memanjakan para penikmat jamu tanah air dan lebih mengakrabkan jamu di tengah masyarakat," tukas Arswendo.

BRI Siap Kucurkan Kredit ke 20.000 Kafe Jamu Sido Muncul

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro