logo


Jadi Kado Kemerdekaan, Pertamina Antar BBM ke Puncak dan Pegunungan Arfak

Untuk mengantarkan BBM dari TBBM Timika ke wilayah Puncak, Pertamina menggunakan moda transportasi udara.

18 Agustus 2016 15:37 WIB

Peresmian agen penyalur minyak dan solar (APMS) di Kabupaten Puncak.
Peresmian agen penyalur minyak dan solar (APMS) di Kabupaten Puncak. dok. Pertamina

JAKARTA, JITUNEWS.COM - PT Pertamina menghadirkan agen penyalur minyak dan solar (APMS) di Kabupaten Puncak dan Pegunungan Arfak, dua kawasan pegunungan terpencil di Provinsi Papua dan Papua Barat, sehingga masyarakat dapat menikmati harga yang sama dengan daerah lain.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro, mengatakan sebelum kehadiran APMS di Kabupaten Puncak dan Pegunungan Arfak, masyarakat harus membeli BBM dengan harga mahal. Dengan adanya APMS, warga Puncak dan Arfak kini telah dapat menikmati BBM dengan harga yang sama dengan di daerah lain.

"Ini merupakan hadiah kemerdekaan untuk masyarakat di Kabupaten Puncak dan Pegunungan Arfak. Pertamina sebagai kepanjangan tangan negara siap melakukan yang terbaik yakni menyalurkan BBM kepada seluruh masyarakat, termasuk di wilayah terpencil," ungkap Wianda melalui keterangan persnya yang diterima Jitunews.com.

Wianda mengatakan, untuk mengantarkan BBM dari TBBM Timika ke wilayah Puncak, Pertamina menggunakan moda transportasi udara melalui Bandara Moses Kilangin, Kabupaten Mimika. Pertamina menyewa pesawat Twin Otter yang dikelola oleh Pelita Air Services sejak tanggal 14 Agustus 2016 dan telah diresmikan oleh Bupati Puncak, Willem Wandik, tepat pada perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-71. 

Sedangkan untuk mengantar BBM ke Kabupaten Pegunungan Arfak yang berjarak sekitar 90 kilometer dari Kabupaten Manokwari, ditempuh dengan moda darat sekitar 4 jam karena medan yang sulit. BBM untuk Arfak bersumber dari TBBM Manokwari dan mulai diantar pada tanggal 16 Agustus serta diresmikan oleh Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroy.

"Upaya ini sesuai arahan Presiden yang menginginkan 'one price policy di seluruh Indonesia. Untuk tahap awal, kami kirim 1.000 liter Premium dan 1.000 liter Solar per hari masing-masing ke Puncak dan Pegunungan Arfak," kata dia.

Setelah sukses di kedua wilayah tersebut, lanjutnya, Pertamina juga akan mengirimkan BBM langsung ke Membramo dan Ndunga. "Dengan harga BBM yang lebih terjangkau melalui APMS, diharapkan dapat memacu perekonomian di wilayah-wilayah pelosok Papua dan Papua Barat," kata Wianda.

Siapkan Strategi Bisnis 2022, PIS Jajaki Pasar Potensial Luar Negeri

Halaman: 
Penulis : Citra Fitri Mardiana, Syukron Fadillah