logo


Sukseskan Swasembada Pangan, Pemerintah Wajib Tambah Penyuluh Pertanian

Produktivitas meningkat sukseslah program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah

18 Agustus 2016 14:22 WIB

Ilustrasi, penyuluh sektor pertanian.
Ilustrasi, penyuluh sektor pertanian. cianjurekspres.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Masih sedikitnya jumlah penyuluh pertanian menjadi persoalan utama di dalam pemberian edukasi kepada para petani. Padahal, di satu sisi, petani sebenarnya perlu mengetahui bagaimana cara meningkatkan produktivitas hasil panennya. Produktivitas meningkat sukseslah program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.

"Penyuluh kita itu masih sangat minim. Jumlahnya sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah petani yang ada di tanah air," kata Direktur Program Keadilan Ekonomi Oxfam Indonesia, Dini Widiastuti, Kamis (18/8), di Jakarta.

Ditegaskan Dini, terbatasnya jumlah penyuluh pertanian juga menjadi persoalan yang cukup besar, khususnya di daerah-daerah pedalaman. "Karena apa? Tidak mungkin penyuluh yang hanya satu orang menangani daerah pedalaman yang hamparan pertaniannya sangat luas. Dan enggak jarang terjadi di daerah-daerah pedalaman, di 2-3 desa hanya ada satu penyuluh lho," ungkapnya.


Petani Diminta Kerja 24 Jam, Demokrat: Edan!

Karena itu, Dini berharap, jumlah penyuluh pertanian terus ditambah. Sebab, peran penyuluh sangat penting, sehingga para petani di pedalaman dapat memanfaatkan lahan pertaniannya dengan baik sesuai potensi alam yang ada.

"Untuk bisa mengetahui potensi alam di suatu wilayah kan perlu ada edukasi yang baik kepada masyarakat. Dan itu peran dari penyuluh. Kebanyakan ya asal tanam dan tumbuh, tidak pernah berpikir bagaimana hasil produksinya, dan apa potensi tanaman yang cocok," pungkas Dini.

Kesejahteraan Petani Menurun, Mentan Siap Melawan Usaha Alih Fungsi Lahan

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro
 
×
×