logo


Soal Pembentukan Wakil Dirut, Bos Pertamina: Jangan Tanya Saya

Pembentukan itu diusulkan Dewan Komisaris Pertamina kepada Menteri BUMN

11 Agustus 2016 20:31 WIB

Dirut Pertamina Dwi Soetjipto.
Dirut Pertamina Dwi Soetjipto. JITUNEWS/Bayu Erlangga

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Dwi Soetjipto selaku direktur utama (dirut) mengaku, tidak tahu mengenai rencana perubahan struktur dan penambahan direksi di PT Pertamina (Persero). 

Perubahan struktur dan penambahan direksi (jabatan baru) yakni wakil dirut, diusulkan oleh Dewan Komisaris Pertamina kepada Menteri BUMN, Rini Soemarno.

Dwi menerangkan bahwa dirinya baru tiba dari kunjungan dinas ke Iran dan belum sempat ke kantor. "Saya belum tau itu (usulan dewan komisaris). Jadi jangan tanya saya. Tanya pemegang saham," ujarnya, di Jakarta.


Pertamina Beri Ruang, Field Tambun Berinovasi Selama Pandemi

Sejak awal pekan ini, Dwi memang melakukan kunjungan dinas ke Iran untuk menandatangani kerja sama pengelolaan blok migas dengan perusahaan minyak asal Iran. Dalam kunjungan itu, Dwi didampingi oleh Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam, dan tim dari Upstream Business Development Pertamina.

Diberitakan sebelumnya, Dewan Komisaris Pertamina berkirim surat ke menteri BUMN pada 8 Agustus 2016, perihal “Usulan Perubahan Struktur dan Penambahan Anggota Direksi Pertamina”.

Surat tersebut ditandatangani oleh Komisaris Utama, Tanri Abeng; Wakil Komisaris Utama, Edwin Hidayat Abdullah; dan komisaris lainnya seperti Sahala Lumban Gaol, Suahasil Nazara, dan Widhyawan Prawiraatmadja.

Dewan Komisaris Pertamina diketahui mengusulkan penambahan dua direksi, yaitu wadirut–Hilir dan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia.

Dukung Kualitas Udara yang Baik, Pertamina Perluas Program Pertalite Harga Khusus

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro