logo


Kemeriahan Puncak Perayaan Hakteknas di Stadion Manahan Solo

Kemarin, Rabu ((10/8), puncak perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) ke-21 digelar dengan meriah di Stadion Manahan Solo

11 Agustus 2016 09:46 WIB

Menristekdikti Mohammad Nasir memberikan sambutan di acara jalan sehat dalam menyambut Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-21.
Menristekdikti Mohammad Nasir memberikan sambutan di acara jalan sehat dalam menyambut Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-21. ristekdikti.go.id

SOLO, JITUNEWS.COM - Kemarin, hari Rabu, tanggal 10 Agustus 2016, puncak perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (HAKTEKNAS) ke-21 digelar dengan meriah di Stadion Manahan Solo. Hadir pada acara tersebut Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Mensristekdikti), Mohamad Nasir, beserta Presiden RI ke-3 Bapak Teknologi Bangsa, B. J. Habibie.

Selain itu, nampak hadir pula, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani; Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo; Menteri Kesehatan, Nila Moeloek; Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto; Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko; pimpinan partai politik, pimpinan dan anggota DPR RI, Duta Besar negara-negara sahabat, Walikota, dan Wakil Walikota Surakarta.

Perayaan kali ini mengusung tema “Inovasi untuk Kemandirian dan Daya Saing Bangsa”. Hal tersebut berangkat dari pemikiran Inovasi dengan prinsip Better, Cheaper, and Faster, tanpa melupakan kualitas dan keunikan sumber daya yang dikembangkan dengan sentuhan IPTEK.


Peringati Hakteknas ke-21, Kemristekdikti Gelar Acara Jalan Sehat di Solo

Pada kesempatan tersebut, Menteri Nasir menyampaikan bahwa Kemenristekdikti telah mengeluarkan aturan baru untuk mendukung inovator-inovator handal di daerah. Nasir juga memaparkan beberapa capaian inovatif yang diraih Kemenristekdikti serta para stakeholder lain. Beberapa capaian inovatif tersebut di antaranya adalah diluncurkannya simulator Pesawat N-219, vaksin, obat-obatan tradisional, dan bibit unggul modern sapi lokal.

“Mendorong semangat inovator dilakukan dengan dikeluarkannya kebijakan tentang penyederhanaan pelaporan dana riset, dan telah disetujuinya Undang-Undang Paten oleh DPR RI untuk menjamin hak royalti bagi inovator yang menciptakan penemuan-penemuan baru,” ucap Nasir.

Nasir juga menyerahkan penghargaan guna mengapresiasi keseriusan individu maupun kelompok dalam menggenjot budaya inovasi di daerahnya melalui penghargaan Anugerah IPTEK 2016. Anugerah IPTEK 2016 diberikan kepada para penggiat inovasi di tingkat Pemprov, Pemkot/Pemkab, maupun institusi berprestasi yang berhasil dalam menyelenggarakan inovasi di daerahnya. Beberapa diantaranya adalah Provinsi Jawa Barat, Kab. Bantaeng, Sulawesi Selatan, Pusat Teknologi Material BPPT, dan PT. Martina Berto Tbk Martha Tilaar Group.

Sementara itu, Puan Maharani yang memberikan sambutan dalam acara tersebut mengatakan, jika spirit inovasi sudah mendarah daging dalam diri seluruh lini masyarakat, maka Indonesia akan mampu bersaing dengan bangsa lain.

 “Mutu SDM dimulai dari pembangunan karakter yang berintegritas, berjiwa gotong royong, dan semangat memajukan daerah,” ucapnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Kemenristekdikti karena menjadikan Solo sebagai tuan rumah perayaan HAKTEKNAS ke-21. Sebagai kota yang masih kental dengan budaya, ia menyampaikan bahwa Solo sangat mendukung ditingkatkannya budaya inovasi dan teknologi di kalangan masyarakat, terutama untuk menjadikan teknologi sebagai sarana untuk melestarikan budaya Solo.

“Dengan teknologi, akan menjadi modal kita dalam rangka menuju kemandirian bangsa,” ucapnya.

Sementara itu, Puan Maharani selaku Menko PMK menyampaikan bahwa untuk mencapai kebangkitan teknologi nasional, haruslah dimulai dari mutu Sumber Daya Manusia Indonesia itu sendiri. “Mutu SDM dimulai dari pembangunan karakter yang berintegritas, berjiwa gotong royong, dan semangat memajukan daerah," ucapnya.

Kemeriahan Peringatan Hakteknas ke-21 yang Digelar Kemristekdikti di Solo

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan