logo


Rencana Ahok Ubah Pola Penertiban PKL

Penertiban PKL di Jakarta saat ini ibarat "Tom and Jerry"

10 Agustus 2016 17:22 WIB

(kiri-kanan) Dirut PT Jakpro Satya Heragandhi berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama dan Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik saat Launching Project LRT Jakarta, Velodrome dan Eequestrian di Gedung KNPI, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (22/6/2016).
(kiri-kanan) Dirut PT Jakpro Satya Heragandhi berbincang dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama dan Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik saat Launching Project LRT Jakarta, Velodrome dan Eequestrian di Gedung KNPI, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (22/6/2016). JITUNEWS/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengaku sedang memikirkan rencana untuk mengubah pola penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL). Salah satu opsi yang ingin diambil Ahok yakni memperbolehkan PKL dalam jumlah tertentu untuk berjualan di trotoar, tetapi dengan syarat PKL wajib menjaga kebersihan.

Kendati demikian, Ahok menyebut, cara seperti itu membutuhkan waktu untuk membina para PKL terlebih dahulu. Sebab, tanpa pembinaan, Ahok yakin situasinya akan sama seperti yang pernah terjadi saat Pemprov DKI mengizinkan PKL berjualan di taman.

"Dulu kami kasih dia (PKL) di taman. Tapi habis goreng-goreng, dia siramkan ke pohon. Dia kira pupuk kali. Kan mati jadinya itu pohon. Pohon gede aja mati. Nah, itu yang mesti dididik," ungkap Ahok, Rabu (10/8), di Balai Kota Jakarta.


Putra Ahok Dipolisikan Terkait Dugaan Penganiayaan, Ini Pengakuan Korban

Hal itu disampaikan Ahok lantaran penertiban PKL di Jakarta saat ini ibarat "Tom and Jerry". PKL yang sudah ditertibkan sering muncul kembali saat pengawasan longgar. "Mau enggak mau, emang kayak Tom And Jerry. Yang paling repot itu adalah PKL luar Jakarta, tapi yang ngongkosin itu orang Jakarta gitu," tukas Ahok.

Sebagai informasi, ruas Jalan Daan Mogot, tepatnya dari arah Pesing menuju Cengkareng, kini mulai marak dengan PKL. Para PKL biasanya mulai berjualan dari siang sampai pukul 21.00. Para PKL terpantau berjualan menggunakan gerobak sepanjang 300 meter mulai dari Jembatan Kali Cengkareng Drain hingga halte pabrik gelas.

Putranya Dilaporkan ke Polisi, Bagaimana Reaksi Ahok?

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro