logo


Polri Bentuk Tim Khusus, Haris Azhar Ogah Gabung

Jerat pidana terhadap Haris tetap jalan

10 Agustus 2016 14:01 WIB

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar.
Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar. Istimewa

JAKATA, JITUNEWS.COM- Untuk menindaklanjuti informasi yang disampaikan Koordinator KontraS, Haris Azhar, mengenai dugaan keterlibatan sejumlah pejabat TNI, Polri, dan BNN, Kepolisian Republik Indonesia telah membentuk tim khusus.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar, mengatakan bahwa tim mengajak Haris Azhar dan KontraS untuk terlibat dalam pengungkapan kasus, akan tetapi ditolak.

"Tadinya, kami akan melibatkan KontraS dan Haris dalam tim, tapi Haris punya alasan lain dan tidak bisa gabung dengan tim.‎ Tim kami nanti akan bekerja, dan tak menutup kemungkinan kami minta bantuan informasi kepada Haris," ‎tutur Boy, Rabu (10/8), dalam konferensi persnya, di Restoran Es Teler 77, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


Terseret Kasus Gus Nur, Refly Harun: Kalau Dipanggil Saya Akan Datang

Tim khusus ini, kata Boy, dipimpin Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Mabes Polri, Komjen Pol Dwi Priyatno. Saat ini tim tersebut sudah mulai bekerja. Boy berharap, publik percaya pada kinerja tim tersebut.

"Tim sedang berjalan untuk menindaklanjuti informasi tersebut. Dalam waktu beberapa bulan ke depan kasus bisa terungkap," tegas Boy.

Akibat tulisan tentang kesaksian almarhum Freddy Budiman, Haris Azhar dilaporkan tiga institusi penegak hukum ke Bareskrim. Laporan tersebut lantaran Haris diduga melakukan pencemaran nama baik. Kendati tindakan tersebut dikecam banyak pihak, jerat pidana terhadap Haris tetap jalan.

 

Putri-Mantu Rizieq Tak Penuhi Panggilan Klarifikasi, Polri: Kalau Percaya Negara Hukum Ayo Duduk Sama-sama

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro