logo


Bambang PDIP Ragukan Soliditas Partai Pendukung Ahok, Nusron: Dia Mau Masuk Golkar Kali

Dikatakan Nusron, yang tahu 'dapur' partai adalah partai yang bersangkutan, bukan partai lain

10 Agustus 2016 06:00 WIB

Nusron Wahid, Fungsionaris Partai Golkar sekaligus Ketua Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
Nusron Wahid, Fungsionaris Partai Golkar sekaligus Ketua Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Jitunews/Siprianus

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Tim Pemenangan Ahok di Pilgub DKI 2017, Nusron Wahid, tak setuju dengan pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, Bambang Dwi Hartono, yang mengatakan bahwa jika ada 1 dari 3 partai pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membelot, maka harapan Ahok maju di Pilkada DKI 2017 akan 'habis'.

Dikatakan Nusron, yang tahu 'dapur' partai adalah partai yang bersangkutan, bukan partai lain.

"Yang paling tahu soal Golkar, ya Golkar. Yang paling tahu soal NasDem, ya NasDem. Dan, yang tahu soal PDI-P, ya orang PDIP," ujar Nusron, dikutip dari metrotvnews, Selasa (9/8).


Sudirman Said-Ida Fauziyah Ungguli Ganjar-Taj Yasin di Survei FSI

Terkait hal itu, Nusron malah menduga Bambang punya ambisi politik lain di balik pernyataannya. Menurutnya, bisa jadi Bambang mau pindah partai, ke Golkar misalnya.

"Mungkin kalau Pak Bambang ngomong kayak begitu, dia mau masuk Golkar kali," ucap Nusron.

Lebih lanjut, Nusron justru mengaku ragu dengan soliditas Koalisi Kekeluargaan yang dibangun 7 partai itu.

"Saya juga melihat koalisi itu terbentuk, hanya karena emosi sesaat dan mereka mencoba melakukan simulasi. Tapi feeling saya enggak bakal utuh Koalisi Kekeluargaan itu," pungkas Nusron.

 

Singgung Cak Imin dan Rommy, Golkar: Ma'aruf Amin Terpilih Tanpa Pasang Baliho

Halaman: 
Penulis : Riana
 
×
×