logo


Jaga Pasokan Pangan, Kementan dan Kemendag Sepakat Saling Terbuka

Dalam melakukan langkah pembaharuan di sektor pangan, tidak mungkin hanya dilakukan bagian per bagian

8 Agustus 2016 15:58 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan bahwa langkah kerja sama lintas sektor menjadi salah satu poin penting dalam mengatasi masalah pangan. Untuk itu, menurutnya, demi menjalin kerja sama tersebut, ia meminta ego sektoral harus dihilangkan.

"Untuk mengatasi masalah pangan ini perlu ada kerja sama yang baik lintas sektor, maka ego sektoral harus dihilangkan demi ketersediaan pasokan dan kestabilan harga pangan," demikian kata Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman di kantor Kementan, Senin (8/8).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa dalam melakukan langkah pembaharuan di sektor pangan, tidak mungkin hanya dilakukan bagian per bagian.


Langsung Action, Mendag Enggar Blusukan Stabilkan Harga Pangan

"Tetapi langkah perubahan di sektor pangan harus menyeluruh dari hulu hingga ke hilir, tidak hanya di hulu saja, demikian juga tidak hanya di hilir saja tetapi menyeluruh," demikian katanya.

Untuk memperlancar dan memudahkan langkah kerja sama tersebut, Kementan dan Kemendag menyepakati agar kedua kementerian saling ada keterbukaan, juga termasuk soal langkah komando.

"Kami menyepakati bahwa seluruh eselon I,II,III dan IV di lingkungan Kementan bisa langsung mendapat instruksikan dari mendag, demikian juga sebaliknya," ujar Mentan.

Langkah tersebut diambil oleh kedua menteri untuk memudahkan langkah birokrasi yang selama ini terlihat masih cukup rumit.

"Untuk rakyat dan masyarakat petani apapun akan kita lakukan," kata Mentan.

Letak Geografi Berupa Kepulauan Masih Menjadi Kendala di Sektor Pangan

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan