logo


Catat! Ini Tips Jitu Hasilkan Umbi Singkong yang Besar dan Banyak

Kunci utama menghasilkan umbi singkong yang berkualitas kita membutuhkan beberapa teknik pemupukan

5 Agustus 2016 13:00 WIB

Petani memanen singkong.
Petani memanen singkong. Antara

JAKARTA, JITUNEWS.COM -Singkong, komoditas umbi ini tentu sudah familiar dengan masyarakat Indonesia. Pembudidaya tanaman bernama Latin Manihot utilissima ini pun sudah sangat banyak di negeri ini. Namun, tantangan besar yang dihadapi oleh pembudidaya adalah bagaimana caranya menghasilkan umbi singkong yang dihasilkannya banyak dan besar.

Lantas, bagaimana cara singkong tumbuh dengan baik dan menghasilkan umbi yang banyak? Dikutip dari laman mediatani, kunci utama menghasilkan umbi singkong yang berkualitas kita membutuhkan beberapa teknik pemupukan.

Salah satu cara yang dilakukan adalah menggunakan pupuk alami dengan memanfaatkan limbah di sekitar rumah tangga berupa sisa-sisa masakan yang bisa diurai. Seperti potongan sayur, kulit bawang dan aneka sisa produk rumah tangga lainnya, yang intinya semua itu bisa diurai oleh alam.


Cek! Ini Jurus Jitu Membuat Pestisida Nabati dari Bawang Putih

Membuat pupuk untuk singkong dari limbah rumah tangga tersebut cukup mudah. Anda tinggal membuat sebuah lubang kemudian masukkan semua limbah rumah tangga tersebut, setelah terkumpul cukup banyak, kemudian tutup dengan plastik dan biarkan selama lebih kurang lima belas hari.

Setelah pengomposan selesai pada hari ke 15, buka kembali kompos dari olahan limbah rumah tangga tersebut, kemudian campurkan dengan tanah bekas unggunan sampah, sambil diaduk jika perlu tambahkan dengan air garam, atau cairan Em4, atau anda bisa juga memanfaatkan pupuk cair Bio Organik yang dijual di took pertanian.

Setelah pengadukan selesai, tutup rapat kembali kompos limbah rumah tangga anda, kemudian diamkan selama lima hari, setelah itu kompos siap digunakan, cara perlakuannya adalah dengan menaburkan kompos di sekeliling tanaman singkong.

Perlu diketahui, waktu terbaik pemupukan menggunakan kompos ini adalah ketika umur tanaman singkong sekitar satu bulan. Kompos yang anda berikan tadi mengandung banyak mikroorganisme yang mampu mengurai unsur hara tanah. Dengan demikian, tanaman singkong anda mampu menyerap lebih banyak hara, dan pertumbuhannya akan baik, karena dengan suburnya tanaman singkong tidak terlepas dari peran umbinya yang tumbuh lebat dan banyak.

Dengan pemanfaatan limbah lingkungan rumah tangga ternyata sangat membantu kita dalam menyuburkan tanah. Modal bertani pun menjadi ringan karena tidak menggunakan pupuk kimia lagi. Harganya mahal bukan? Selamat mencoba!

 

Trik Jitu Menanam Bunga Hias Dalam Pot

Halaman: 
Penulis : Riana