logo


Gelar Pameran Pangan Nusa, Sekjen Kemendag: Kita Harus Bangga Akan Produk Dalam Negeri

Dalam pameran tersebut, Kemendag memfasilitasi 125 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

5 Agustus 2016 09:15 WIB

Sekretaris Jenderal Kemendag, Srie Agustina
Sekretaris Jenderal Kemendag, Srie Agustina kemendag.go.id

JAMBI, JITUNEWS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali menggelar Pameran Pangan Nusa dan Pameran Produk Dalam Negeri (PPN PPDN) di Jambi pada tanggal 4-7 Agustus 2016.

Pameran ini dihelat untuk meningkatkan akses pasar dan daya saing sekaligus meningkatkan rasa cinta dan bangga akan produk dalam negeri. Penegasan ini diungkapkan Sekretaris Jenderal Kemendag, Srie Agustina, di Jambi.

“Pameran PPN PPDN ditujukan untuk memotivasi generasi muda agar dapat meningkatkan kecintaan dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri melalui visualisasi, serta peragaan produk-produk unggulan nasional yang berkualitas,” tegas Srie, dalam keterangan tertulisnya kepada JITUNEWS.COM.


Sawit dan IJEPA, Kabar Baik dari Yogjakarta

Pada pameran tersebut, Kemendag memfasilitasi 125 pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Mereka berasal dari 12 Provinsi di Indonesia, yaitu Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Maluku, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Papua Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Jawa Barat, dan Banten. Ada pula yang berasal dari Kabupaten/Kota di wilayah Jambi dan daerah lainnya.

Seperti diketahui, sejak tahun 2006 hingga 2015, PPN PPDN telah memberikan peluang kepada sekitar 3.000 pelaku usaha untuk menghadirkan ragam pangan dalam kemasan, kuliner nusantara, serta produk dalam negeri potensial.

“Kami mendorong kemitraan antara pelaku UKM dengan pengusaha besar sehingga jaringan pemasaran produk lokal tidak hanya terbatas di lokal saja, melainkan juga meluas secara nasional,” ujar Srie.

Lanjut Srie, selama tahun 2006-2015 itu juga telah diraih pencapaian total transaksi sebesar Rp 19,5 miliar. Rata-rata jumlah pengunjung antara 70.000 sampai 290.000 orang selama empat hari pelaksanaan pameran tiap tahunnya.

“Potensi sumber daya alam di daerah yang belum diolah maksimal diharapkan juga bisa lebih dikembangkan sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah. Dengan demikian, wira usaha baru yang kompeten juga dapat bertumbuh dan tercipta lapangan pekerjaan,” lanjut Srie.

Fasilitas yang disediakan bagi para peserta PPN PPDN kali ini yaitu 111 gerai untuk mempromosikan produk terbaiknya, yang terdiri atas 56 stan PPN dan 55 stan PPDN. Ada pula 14 stan lainnya yang digunakan untuk promosi produk kuliner khas Jambi.

Di samping itu, kerja sama juga dilakukan dengan pihak perbankan untuk mempermudah akses pembiayaan bagi pelaku usaha dalam bentuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro. Dalam pameran ini, dihadirkan PT. BRI sebagai salah satu bank penyalur KUR untuk lebih mendekatkan dengan pelaku usaha.

Pada kesempatan ini, Sekjen Srie mewakili Kemendag juga menyalurkan fasilitasi sarana dagang sebagai upaya mendorong pengembangan usaha mikro. Bantuan yang diberikan kepada Kota Jambi, yaitu sebanyak 50 unit gerobak dagang, 100 unit sepeda jamu, dan 100 unit tenda jualan. Sedangkan kepada Kabupaten Sarolangun diberikan 50 unit tenda jualan dan 50 unit coolbox.

 

Indonesia-Filipina Sepakat Tingkatkan Perdagangan dan Investasi

Halaman: 
Penulis : Riana