logo


Praktik Penangkapan Ikan dengan Bom Masih Marak di Perairan Indonesia Timur

KKP bakal mengirimkan tim khusus ke wilayah perairan Indonesia Timur

1 Agustus 2016 15:03 WIB

Ilustrasi, penangkapan ikan menggunakan bahan peledak.
Ilustrasi, penangkapan ikan menggunakan bahan peledak. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengungkapkan, hingga saat ini praktik penangkapan ikan menggunakan peralatan yang tidak ramah lingkungan masih sering terjadi di wilayah Indonesia Timur.

"Para nelayan kita yang ada di Indonesia Timur masih banyak yang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bom. Ada beberapa video yang sudah di-share kepada saya dan ini cukup berbahaya," terang Susi, Senin (1/8), di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta.

Oleh karena itu, Susi menegaskan bahwa pihaknya akan menanganinya lebih lanjut. "Kasihan terumbu karang kan, ikan-ikan kecil dan sejumlah potensi laut yang lain. Bisa mati akibat bom," katanya.


KKP Restocking Benih Kakap Putih dan Clownfish di Perairan Anambas

Terkait persoalan itu, KKP akan mengirimkan tim ke Indonesia Timur, terutama ke daerah-daerah yang sering menggunakan bom dalam penangkapan ikan untuk diberi pengertian. Sehingga, penangkapan ikan dilakukan dengan peralatan yang ramah lingkungan.

 

KKP Kembangkan Seleksi Breeding untuk Perbaikan Performa Udang Jerbung

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro