logo


Kemenristekdikti Dukung Penuh Upaya Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan KPK

Kemenristekdikti telah melaksanakan kerja sama dan upaya-upaya untuk memberantas korupsi, membangun birokrasi yang bersih dan memberikan pelayanan pada riset, teknologi, dan pendidikan tinggi.

29 Juli 2016 20:19 WIB

Ilustrasi KPK.
Ilustrasi KPK. JITUNEWS/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Ainun Na'im mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mendukung upaya pemberantasan korupsi khususnya di lingkungan Kemenristekdikti.

Ainun mengungkapkan, selama ini Kemenristekdikti telah melaksanakan kerja sama dan upaya-upaya untuk memberantas korupsi, membangun birokrasi yang bersih dan memberikan pelayanan pada riset, teknologi, dan pendidikan tinggi.

"Ada beberapa kegiatan yang kami lakukan antara lain, pendidikan anti korupsi yang dilakukan di kampus-kampus melalui dosen dan para mahasiswa, serta riset-riset dan analisis melalui peneliti untuk menemukan strategi bagaimana memberantas korupsi di negara ini," ujarnya.


Kemenristekdikti Tingkatkan Kerja Sama Riset dengan Australia

Selain itu, dalam rangka menyelaraskan prinsip-prinsip good government serta selalu mengupayakan transparansi dan akuntabilitas, Kemenristekdikti memberikan akses penuh kepada KPK untuk mereview perencanaan dan penganggaran dalam memberikan layanan dibidang riset, teknologi, dan pendidikan tinggi.

Untuk diketahui, hari Senin kemarin (25/7), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dan 4 instansi lainnya yaitu Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, serta BPJS Kesehatan di Auditorium KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Pada Kesempatan itu, Ketua KPK, Agus Rahardjo mengatakan bahwa KPK tidak hanya melakukan penindakan tetapi juga pencegahan. Namun Agus tidak ingin pencegahan hanya sekedar melakukan sosialisasi.

"Kami ingin dalam penindakan ada pencegahan lebih dahulu. Dan sebetulnya, kami ingin membangun sistem. Ini sebagian yang kita perkenalkan. KPK hanya sebagai pendorong, trigger. Kami melihat banyak sektor yang perlu diperbaiki," katanya.

Dalam acara tersebut pula, KPK melakukan Soft Launching Aplikasi Berbasis Teknologi yang disebut "JAGA" bersama dengan Kemendikbud, Kemenkes dan BPJS Kesehatan yang diharapkan akan membantu masyarakat. Dengan aplikasi JAGA tersebut, publik akan dapat memberikan masukan atau keluhan terhadap sekolah, puskesmas, dan rumah sakit.

Kemenristekdikti Siapkan Karya Inovasi Demi Sektor Pangan

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex