logo


Universitas Bosowa Diharapkan Cetak Dokter Berkualitas

Menristekdikti Moh Nasir menyambut baik dan mengucapkan selamat atas launching gedung FK Unibos.

29 Juli 2016 16:08 WIB

Penandatanganan prasasti dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi oleh Menristekdikti Mohamad Nasir, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, serta Rektor dan pembina Yayasan, Aksa Mahmud.
Penandatanganan prasasti dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi oleh Menristekdikti Mohamad Nasir, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, serta Rektor dan pembina Yayasan, Aksa Mahmud. universitasbosowa.ac.id

MAKASSAR, JITUNEWS.COM - Universitas Bosowa (Unibos) adalah salah satu perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Aksa Mahmud yang pada saat ini membuka program studi (prodi) baru, yakni pendidikan dokter.

Hal tersebut berdasarkan izin yang telah diterima Unibos dari Menristekdikti yang tercatat dalam SK Nomor 95/KTP/I/2016 mengenai pembukaan program studi Pendidikan dokter (Program Sarjana) dan Program Studi Profesi dokter (Program Profesi).

Perencanaan pembangunan gedung Fakultas Kedokteran (FK) dan pembukaan Prodi Kedokteran, sesungguhnya telah direncanakan Unibos sudah lama. Pihak manajemen sejak dulu menargetkan Unibos dapat menghasilkan dokter- dokter unggul.


Menristekdikti Minta Unisnu Terus Berinovasi

Tahap pembenahan kini sedang dilakukan oleh pihak manajemen Universitas Bosowa, bukan hanya dalam penambahan program studi baru tetapi juga dalam hal akreditasi universitas dan akreditasi setiap prodi yang berada di bawah naungan Unibos. Saat ini Unibos telah mendapatkan akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)

"Universitas Bosowa dengan sungguh-sungguh menyiapkan infrastruktur yang lebih baik lagi," ucap Rektor Unibos, Saleh Pallum, dalam acara launching prodi baru Unibos, sekaligus meresmikan gedung perkuliahan FK Universitas Bosowa di Gedung Balai Sidang 45, Makassar, Senin (25/7).

Penandatanganan prasasti dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi oleh Menristekdikti Mohamad Nasir, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, serta Rektor dan pembina Yayasan, Aksa Mahmud, yang juga sekaligus menyaksikan prosesi MoU Tridharma Perguruan Tinggi antara Universitas Bosowa yang diwakili oleh Rektor Unibos  Saleh Pallum  dengan Universitas Airlangga yang diwakili oleh Wakil Rekor I Universitas Airlangga Djoko Santoso.

Menristekdikti Moh Nasir menyambut baik dan mengucapkan selamat atas launching gedung FK Unibos. Dalam sambutannya, Nasir menyampaikan bahwa proses pembelajaran serta peningkatan kualitas Pendidikan Tinggi adalah hal yang sangat penting, khususnya untuk Pendidikan Kedokteran.

Rencana strategis yang ada di Kemristekdikti di tahun 2015 sampai 2019 mengedepankan pada penguatan mutu kualitas, dimana dalam indikator utama terkait dengan peningkatan mutu Pendidikan Tinggi, harus dicapai bersama-sama, yaitu mengenai Akreditasi.

Kemenristekdikti melakukan pendampingan terhadap Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang didorong untuk menjadi Perguruan Tinggi Akreditasi A. Karena dengan Akreditasi A Perguruan Tinggi mampu bersaing di masa yang akan datang.

Selain itu Nasir menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada universitas Airlangga serta dukungan dari para stakeholder dalam kerjasama ini yang diharapkan kedepannya bisa menghasilkan lulusan yang bermutu dan berkualitas.

"Saya mendorong Perguruan Tinggi untuk dapat melakukan research yang menghasilkan inovasi kedepannya, khususnya dalam bidang Kedokteran," ucap Nasir.

Nasir berharap dengan adanya Fakultas Kedokteran di Unibos secara integrated, berdampak positif, serta membantu membangun upaya Pemerintah dalam melaksanakan semua proses pendidikan dengan baik, dan menghasilkan dokter- dokter yang berkualitas untuk masa depan yang lebih baik. (wd/bkkp)

Menristekdikti Menantang Perguruan Tinggi untuk...

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex