logo


Jaga Jumlah Sapi, Kementan: Kita Akan Perketat Pemotongan Sapi Betina

Hingga saat ini permasalahan pemotongan sapi betina masih sering terjadi di beberapa rumah potong hewan (RPH) di tanah air.

29 Juli 2016 15:26 WIB

Sapi yang berada di tempat penampungan sapi milik UPTD-RPH Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkot Depok.
Sapi yang berada di tempat penampungan sapi milik UPTD-RPH Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkot Depok. JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan, Fini Murfiani, mengatakan bahwa hingga saat ini pemerintah terus melakukan langkah cepat untuk meningkatkan produksi sapi lokal tanah air.

"Kita akan terus melakukan langkah cepat untuk meningkatkan produktivitas sapi lokal, salah satu langkah yang kita ambil adalah memperketat pengawasan di setiap rumah potong hewan untuk mencegah pemotongan sapi betina induk," demikian kata  Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan(PKH) Kementan, Fini Murfiani, di Jakarta, Jumat (29/7).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa hingga saat ini permasalahan pemotongan sapi betina masih sering terjadi di beberapa rumah potong hewan (RPH) di tanah air.


Kementan: Pupuk 2020 Cukup

"Maka kami akan mengurangi hal ini dengan pengawasan yang ketat," demikian katanya.

Selain pengawasan di RPH, Kementan juga akan melakukan impor sapi indukan untuk membantu produktivitas peternakan tanah air. Pasalnya, impor indukan ini terpaksa dilakukan pemerintah karena jumlah sapi induk lokal terus berkurang.

Ia berharap dengan adanya peningkatan sapi induk ini, produktivitas sapi lokal tanah air menjadi semakin meningkat dan kebutuhan akan daging tanah air dapat terpenuhi.

Mentan Syahrul Operasi Pasar Bawang Putih dan Cabai di Solo

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah