logo


Indeks Ketahanan Pangan Global RI Naik

Naik dari peringkat 74 ke 71

29 Juli 2016 11:56 WIB

Petani membawa padi hasil panen.
Petani membawa padi hasil panen. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pada saat ini, Indonesia mengalami kenaikan Indeks Ketahanan Pangan Global atau Global Food Security Index (GFSI). Berdasarkan data the Economist Intelligence Unit, peringkat GFSI secara keseluruhan, Indonesia mengalami kenaikan dari peringkat 74 ke peringkat 71 dari 113 negara yang dinilai.

Terkait dengan itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Kementan, Suwandi, menegaskan bahwa kenaikan tersebut berkat langkah cepat pihak Kementan dan sektor terkait lainnya dalam memotong rantai pasokan, seperti penyediaan kapal sapi, mengadakan hampir 1.000 Toko Tani Indonesia, memberantas mafia dan middle man (perantara Red) dalam perdagangan komoditas pertanian, serta mengaktifkan Bulog sebagai off-taker produk pangan pokok sekaligus sebagai agen distribusinya.

"Dari sejumlah langkah strategis itu, Aspek Keterjangkauan Indonesia tahun 2016 ini berada pada peringkat ke 70," kata Suwandi, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/7).


Bakteri Glumei Serang Pertanian Jabar, Kementan: Kita Sudah Turunkan Tim ke Lapangan

Nilai Indeks Keseluruhan, lanjut Suwandi, ditentukan dari tiga aspek, yaitu Keterjangkauan, Ketersediaan, serta Kualitas dan Keamanan. Aspek Keterjangkauan dan Ketersediaan, peringkat Indonesia meningkat cukup drastis sehingga menjadi aspek yang dominan mempengaruhi kenaikan nilai indeks secara keseluruhan.

Sedangkan meningkatnya nilai indeks Ketersediaan sangat erat kaitannya dengan usaha keras Kementan dalam memproduksi berbagai komoditas pangan utama.

"Untuk aspek Ketersediaan, Indonesia tahun ini berada pada peringkat 66, jauh di atas peringkat Keseluruhannya (ke 71). Untuk itu, Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami perubahan terbesar pada indeks keseluruhan," tukas Suwandi.

Antisipasi La Nina, Kementan Optimalkan Pemanfaatan Saluran Irigasi

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro