logo


Meski Tengah Kemarau Basah, Eksplosi Hama Sangat Bisa Dikendalikan

Di saat musim seperti ini bahaya hama selalu menjadi ancaman tanaman pangan di seluruh Indonesia tidak terkecuali di Jawa Barat yang menjadi lumbung padi nasional.

25 Juli 2016 11:37 WIB

Ilustrasi petani.
Ilustrasi petani. JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Saat ini Indonesia sedang melewati musim kemarau basah, di saat musim seperti ini bahaya hama selalu menjadi ancaman bagi tanaman pangan di seluruh Indonesia, tidak terkecuali di Jawa Barat yang menjadi lumbung padi nasional.

Ketua Tim Upaya Khusus (Upsus) Jawa Barat yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Karantina Pertanian (Kementan), Banun Harpini, mengatakan, saat ini sektor pertanian Jawa Barat mendapat berkah dengan adanya kemarau basah.

"Hal ini juga didukung dengan adanya Luas Tambah Tanam (LTT) di Jawa Barat yang saat ini sudah hampir 80 persen, Padahal kita masih punya bulan Juli, Agustus, September," demikian kata Banun Harpini di Jakarta, Senin (25/7).


Tangkal Hama, Jokowi Instruksikan Dirjen Tanaman Pangan Kirim Tim ke Brebes

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa meski kemarau basah, eksplosi hama dapat dikendalikan atau minim sehingga tidak mengganggu produktivitas sejak musim kemarau pertama pada bulan Mei, Juni dan Juli.

"Kita terus memitigasi karena potensi Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) di musim seperti ini sangat tinggi," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini di Jawa Barat ada beberapa tempat yang terkena serangan hama, tetapi, menurutnya, tidak terlalu signifikan dan masih dapat dikendalikan.

"Serangan hama di beberapa tempat ada, tetapi tidak begitu besar dan sudah bisa ditangani dengan baik," katanya.

Hama Walangsangit Serang Padi Warga di Manggarai

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan