logo


29 Juli Kiamat? Begini Kata NASA

NASA membenarkan bahwa kutub Bumi bergeser

21 Juli 2016 14:38 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. google

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Dalam sebuah video yang diunggah oleh kelompok End Times Propechies beberapa waktu lalu, kelompok tersebut mengklaim bahwa Bumi akan kiamat pada tanggal 29 Juli ini atau seminggu lagi. Benarkah?

End Times Propechies menggunakan teori yang mengatakan bahwa pada hari itu dua kutub Bumi yakni Kutub Selatan dan Kutub Utara bakal terbalik. Kelompok itu juga mengklaim, matahari akan padam dan semua bintang di luar angkasa bakal berjatuhan ke Bumi. Pihak NASA pun membenarkan kalau kutub Bumi memang bergeser.

Sementara itu, para ilmuwan menjelaskan bahwa pergeseran kutub Bumi itu merupakan fenomena geomagnetik, yakni Kutub Utara perlahan bergerak ke Kutub Magnetik Utara karena pergeseran besi cair di inti Bumi.


Duh, Katanya Kiamat Bakal Terjadi 28-29 September Benarkah?

Ilmuwan juga menyebut bahwa Bumi memang mengalami perputaran geomagnetik penuh setiap 780.000 tahun. Seperti disampaikan Inquisitr bahwa kutub magnetik bergerak sangat pelan dan sejauh ini kutub sudah bergeser lebih dari 965 kilometer.

NASA juga mengungkapkan, pada abad ke-20, kutub Bumi sudah bergeser sekitar 64,3 kilometer per tahun. Dan menurut penelitian mereka, pergerakan itu akan bertambah cepat antara tanggal 14 Juli-19 Agustus 2016, sehingga besar kemungkinan itulah pemicu munculnya ramalan kiamat pada tanggal 29 Juli ini.

"Saat ini kutub Bumi memang mengalami geomagnetik, tapi tak perlu panik karena penduduk Bumi sulit untuk melihatnya. Rumor yang menyebut bahwa kutub akan berbalik sepenuhnya tidak dapat diprediksi. Sejauh ini tidak ada catatan geologi yang menyebut bahwa Bumi akan kiamat dengan Kutub Utara dan Kutub Selatan berbalik," jelas NASA.

Ada Hiu di Mars!

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro