logo


Kementan Klaim Berhasil Puaskan Petani

Kepuasan petani capai 76,8 persen

20 Juli 2016 11:53 WIB

Petani memanen padi.
Petani memanen padi. JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS COM- Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian (Kementan), Suwandi, mengatakan, berbagai kebijakan dan program Menteri Pertanian sepanjang tahun 2015 berhasil memberikan kepuasan kepada petani, yang merupakan subjek utama mewujudkan kedaulatan pangan.

Kebijakan tersebut di antaranya, merevisi Peraturan Presiden (Perpres) 172/2014 tentang tender ke penunjukan langsung (PL), kebijakan pengendalian impor beras dan jagung, kebijakan subsidi benih dan pupuk, refocusing anggaran Rp 4,1 T, bantuan benih dan pupuk, bantuan alat dan mesin pertanian 80 ribu unit, bantuan irigasi dan pendampingan oleh petugas penyuluh lapangan (PPL), TNI, Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan dosen/mahasiswa.

Berdasarkan hasil survei Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) di bulan Maret 2016 pada 1.200 responden peserta program 2015 di 9 provinsi, 22 kabupaten, 63 kecamatan dan 254 desa, kebijakan dan program 2015 ini mampu memberikan kepuasan petani 76,8 persen.


Kementan: Daya Beli Petani Meningkat Seiring Naiknya Produksi Hasil Pangan

"Khusus untuk program pendampingan yang dilakukan oleh PPL, TNI, KTNA dan dosen/mahasiswa, tingkat kepuasan petani masing-masing sebanyak 85,25 persen, 89,57 persen, 77,52 persen dan 81,91 persen. Skor tertinggi kepuasan petani terhadap pendampingan yang dilakukan TNI," ungkap Suwandi, Rabu (20/7), di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta.

Pengendalian Impor Dorong Gairah Petani Jagung

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Christophorus Aji Saputro