logo


Kalau Masih Diminta Bawa Barang Ini Saat MOS, Laporkan ke Kemendikbud

Pemerintah melalui Kemendikbud menegaskan bahwa praktek perpeloncoan saat Masa Orientasi Sekolah (MOS) dilarang dilakukan.

12 Juli 2016 10:00 WIB

Ilustrasi, masa orientasi siswa.
Ilustrasi, masa orientasi siswa. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah melalui Kemendikbud menegaskan bahwa praktek perpeloncoan saat Masa Orientasi Sekolah (MOS) dilarang dilakukan. Kemendikbud juga meminta kepada masyarakat bila menemukan tindakan kekerasan di sekolah, bisa menghubungi nomor telepon 0811976929 atau 021-59703020.

"Praktik perpeloncoan saya tegaskan harus dihentikan. Ada peraturan khusus soal ini yaitu Permendikbud No 18/2016 yang melarang seluruh jenis perpeloncoan," kata Mendikbud Anies Baswedan, Senin (11/7).

Permendikbud No.18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah ini menggantikan kebijakan terkait MOS yang selama ini rentan menjadi tempat tindak kekerasan terjadi.


Pimpinan MPR: Lebih Baik PTM Ditunda Dulu hingga Kasus Covid-19 Turun

Permendikbud No.18 Tahun 2016 ini mengatur sanksi yg mengikat bagi ekosistem Pendidikan yang ada di satuan pendidikan.

Dengan adanya Permendikbud No.18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah, maka mulai Tahun Pelajaran 2016/2017 MOS baru berubah namanya menjadi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah, kegiatan maksimal 3 hari dan penyelenggara adalah guru, pada hari dan jam Sekolah, tidak boleh melibatkan alumni, Senior hanya untuk membantu guru.

Berdasarkan Lampiran III Permendikbud No.18 Tahun 2016 juga secara tegas sekolah dilarang mewajibkan siswa baru untuk memakai atribut:

1. Tas Karung, tas belanja plastik dan sejenisnya.

2. Kaos kaki berwarna-warni tidak simetris dan sejenisnya.

3. Aksesoris di kepala yang tidak wajar.

4. Alas kaki yang tidak wajar.

5. Papan nama yang berbentuk rumit dan menyulitkan dalam pembuatannya dan/atau berisi konten yang tidak bermanfaat.

6. Atribut lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran.

Ditanya Siswa Kapan Sekolah Tatap Muka Dimulai, Ini Jawaban Jokowi

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan