logo


Lima Jurus Jitu Basuki Atasi Macet Saat Puncak Arus Balik

Langkah pertama adalah menggratiskan tol untuk para pemudik

10 Juli 2016 11:14 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pemerintah akan menerapkan lima kebijakan untuk mengatasi ancaman kemacetan lalu lintas yang terjadi saat arus balik lebaran yang diperkirakan akan mencapai puncaknya Minggu (10/7) ini.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, mengatakan, langkah pertama adalah menggratiskan tol untuk para pemudik.

Penggratisan ini akan diberikan dengan syarat, bila kepadatan di Gerbang Tol Cikarang Utama mencapai 5 kilometer.


Pilih Sayembara Ibu Kota Negara, Menteri PUPR: Kalau Tender Biayanya Lebih dari Rp 5 Miliar

"Kalau sampai 5 kilometer stuck akan dibebaskan. Saya akan monitor terus. Namun, kalau masih jalan pelan itu wajar kecuali sudah stuck," kata Basuki dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan hari ini.

Langkah kedua, untuk mengurai kepadatan, khususnya di Tol Jakarta Cikampek pihaknya juga akan menerapkan sistem lawan arah atau contraflow. Dan, langkah ketiga, menerapkan sistem jemput transaksi.

Selain langkah- langkah tersebut, pihaknya juga akan melakukan pengalihan arus dan penambahan gardu tol. Basuki berharap, langkah- langkah tersebut bisa efektif dalam mengatasi kemacetan dan kepadatan lalu lintas saat arus balik.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan, memprediksi bahwa arus balik hari ini tak akan menimbulkan kemacetan parah.

"Kira-kira Sabtu-Minggu. Saya enggak prediksi macet parah, kalau macet parah, saya marah," kata Jonan saat meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Menurut Jonan, kemacetan parah pada saat mudik beberapa hari lalu akibat minat masyarakat yang sangat tinggi untuk mencoba tol baru dan keluar di pintu tol Brebes Timur.

 

Percepat Buka Akses Daerah Terisolir Akibat Longsor, Kementerian PUPR Tambah Alat Berat

Halaman: 
Penulis : Riana