logo


Isu PKI Merebak di Pilkada 2017, Berikut Tanggapan Pengamat

Kepolisian tidak boleh menganggap isu PKI dalam PIlkada sebagai hal yang sederhana.

7 Juli 2016 06:15 WIB

Ilustrasi Partai Komunis Indonesia (PKI)
Ilustrasi Partai Komunis Indonesia (PKI) dok. JPNN.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat Politik Boni Hargens menyikapi dengan santai maraknya isu PKI di Pilkada 2017. Menurutnya yang perlu dilakukan adalah pengawasan terhadap dampak dari isu tersebut pada keamanan masyarakat.
 
"Kita tidak perlu terlalu panik. Saya sendiri agak ragu dengan isu komunis gaya baru. Menurut saya yang perlu diawasi adalah dampak dari isu tersebut pada keamanan masyarakat. Partai politik punya andil untuk itu. Maka sebaiknya partai tidak mencalonkan mereka yang diduga terlibat dalam isu ini. Terlepas dari faktanya seperti apa, isu itu sudah menjadi sumber konflik. Maka, partai perlu mengevaluasi para bakal calon dalam pilkada agar tidak terjebak dalam isu seperti ini," ujar mantan Juru Bicara Relawan Jokowi saat di hubungi, Jakarta, Rabu (6/7).
 
Sementara itu Pengamat Kepolisian Netta S Pane menilai Kepolisian tidak boleh menganggap isu ini sederhana, menurutnya hal ini adalah ujian bagi Polri terutama nanti di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
 
"Ini isu yang serius untuk kepolisian" ujar Direktur Indonesia Police Watch (IPW) saat dihubungi di sela kesibukan Lebaran Idul Fitri 1437 H di Jakarta.
 
"Kita tidak ingin isu palu arit ini mengacaukan keamanan di Singkawang. Maka sebaiknya Polri perlu memberikan rekomendasi kepada partai politik agar para politisi yang terindikasi komunis tidak boleh dicalonkan partai," tegasnya.
 
Dalam hal ini, Pane memuji kerja Polresta Kota Singkawang yang cepat membaca situasi dan menjaga keamanan pasca isu palu arit ini. Menurutnya polisi sudah melakukan dengan baik. Upaya antisipasi gangguan keamanan dan meredam potensi konflik di sana.
 
"Kita perlu apresiasi itu," lanjut Pane.
 
Tetapi Polri harus terus mengawasi dinamika yang berkembang apalagi sebentar lagi kampanye politik Pilkada mulai ramai. 
 
Diketahui anggota DPRD Kota Singkawang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Thjai Cui Mie sempat membagikan kalender yang berisikan kampanye politik dirinya disertai logo palu arit.
 
Kapolres Singkawang AKBP Sandi Alfadien Mustofa mengakui adanya peredaran kalender tersebut berdasarkan aduan warga dan kerja intel kepolisian di lapangan. Mustofa menghimbau masyarakat agar tetap menjaga ketenangan dengan tidak melakukan aksi yang berlebihan.

Sebut Masyarakat Anggap PKI Melebur ke PDIP, Ahmad Dhani Minta Maaf

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Syukron Fadillah