logo


Kelompok Pendukung Risma Bermunculan, Ini Komentar Wanita Emas

Hasnaeni mengaku heran dari mana komunitas tersebut bisa mendapatkan dana terkait dukungannya terhadap Risma

4 Juli 2016 08:45 WIB

Hasnaeni Moein menjawab pertanyaan wartawan di pemukiman warga kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (11/4).
Hasnaeni Moein menjawab pertanyaan wartawan di pemukiman warga kawasan Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (11/4). JITUNEWS/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Belakangan ini, beberapa komunitas pendukung Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, bermunculan sebagai bentuk ‘perlawanan’ terhadap calon petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Terkait hal itu, calon Gubernur DKI Jakarta yang berjuluk ‘Wanita Emas’, yakni Hasnaeni Moein, pun angkat bicara. Ya, Hasnaeni menilai, warga Jakarta seharusnya tidak perlu repot-repot mendeklarasikan dukungan terhadap Risma. Pasalnya, kata Hasnaeni, politisi PDIP itu sudah menyatakan tidak bersedia untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Kan Bu Risma gak mau maju (sebagai Cagub DKI). Dia (Risma) sudah bilang ke media beberapa kali," tutur Hasnaeni beberapa waktu lalu.


Kelompok Warga Ini Minta Megawati ‘Jemput Paksa’ Risma ke Jakarta, Kenapa?

Komunitas yang beranggotakan kurang dari 100 relawan itu pun dipertanyakan oleh Hasnaeni. Ia mengaku heran dari mana komunitas tersebut mendapatkan dana untuk mendukung Risma.

"Saya tidak percaya ada orang Jakarta yang begitu. Seolah-olah warga yang membuat, ternyata hanya 70 orang yang menginginkan," imbuh Hasnaeni.
Seperti diketahui, sebanyak 70 warga dari 14 RT di Jl. Setia Kawan Ujung, Gg. Sawo, Kelurahan Duri Pulo, Gambir, Jakarta Pusat mendeklarasikan dukungan terhadap Risma melalui komunitas relawan Setia Kawan Laskar Risma (SELARIS), Sabtu (2/7).

Selain SELARIS, sebuah komunitas Siap Mendukung Tri Rismaharini (SIMETRI) juga dideklarasikan warga RT. 013/01, Kali Anyar, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (30/6). Komunitas tersebut juga menyatakan dukungannya kepada Risma.

Disebut Bikin Gaduh, PKS Nilai Ahok Tak Cocok Jadi Komut Pertamina

Halaman: 
Penulis : Riana