logo


Tingkatkan Produktivitas Masyarakat, Menristekdikti Terus Kembangkan Teknologi Berbasis Digital

Menurut Menristekdikti, inovasi-inovasi baru di bidang teknologi digital harus bisa mendorong ekonomi, kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

1 Juli 2016 11:49 WIB

Menristekdikti Mohammad Nasir.
Menristekdikti Mohammad Nasir. dok. Kemristekdikti

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kemristekdikti terus mendorong adanya inovasi-inovasi di bidang teknologi digital. Hal itu dikatakan Menristekdikti, Mohammad Nasir, kala menyampaikan paparannya dalam acara Media Gathering Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi pada hari Rabu (29/06) di Gedung D Kemristekdikti Senayan, Jakarta.

Menurut Menristekdikti, inovasi-inovasi baru di bidang teknologi digital harus dapat mendorong ekonomi, kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

"Diharapkan inovasi-inovasi yang dilakukan dalam rangka merayakan Hakteknas dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk produktif dalam beraktivitas, khususnya di bidang teknologi”, ujar Menristekdikti.


Kemenristekdikti Tingkatkan Kerja Sama Riset dengan Australia

Mohammad Nasir juga mengatakan, dalam memaksimalkan era digitalisasi seperti sekarang ini, pemerintah menggandeng unsur masyarakat dalam rangka mendukung program pengembangan teknologi inovasi.

Inovasi-inovasi teknologi yang telah ditemukan oleh Kemenristekdikti yang bekerja sama dengan unsur akademisi salah satunya adalah penemuan varietas padi IPB 3S yang mampu menghasilkan komoditas mencapai 11,2 ton gabah per hektare.

Selain itu, Kemristekdikti menciptakan sebuah inovasi pembasmi nyamuk aedes aegypti dengan menyebarkan jenis nyamuk baru melalui sistem perkawinan. Penemuan ini telah berhasil diuji coba di kota Yogyakarta dan akan disebarkan ke seluruh dunia.

Terkait sektor kesehatan, biaya operasi jantung yang biasanya menghabiskan biaya mencapai US$600.00, kini dapat diminimalisir menjadi US$150.00 melalui teknologi inovasi hasil karya anak bangsa di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kemenristekdikti Siapkan Karya Inovasi Demi Sektor Pangan

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan
 
×
×