•  

logo


Kerahkan Pesawat Tambahan, Citilink Indonesia Siap Hadapi Mudik 2016

Penerbangan tambahan mulai berlaku pada puncak arus mudik Lebaran, yaitu dari tanggal 2 - 14 Juli 2016.

30 Juni 2016 10:55 WIB

Pesawat maskapai citilink.
Pesawat maskapai citilink. instagram @citilink

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mengantisipasi lonjakan pemudik pada perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2016, maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia akan mengerahkan armada cadangan. Adalah dua pesawat Boeing 737-500 yang akan dipersiapkan.

Kedua Boeing 737-500 itu adalah bagian dari lima pesawat cadangan yang dimiliki Citilink Indonesia guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang pada musim Lebaran 2016.

"Citilink Indonesia mempersiapkan 16.800 seat tambahan melalui 136 extra flight dallam rangka liburan Lebaran 2016, dengan kota-kota tujuan seperti Padang, Medan, Surabaya, dan Denpasar," ucap President & CEO Citilink Indonesia Albert Burhan di Jakarta beberapa waktu lalu.


Lebaran Tanpa Ani Yudoyono, SBY: Hidup Saya Tak Akan Pernah Sama Lagi

Selain mempersiapkan pesawat tambahan, Citilink Indonesia juga menambah rute penerbangan. Rute-rute tersebut adalah rute pulang pergi dari Jakarta menuju kota-kota tujuan yang terkenal padat penumpang.

Albert Burhan menjelaskan, penerbangan tambahan ini mulai berlaku pada puncak arus mudik Lebaran, yakni dari tanggal 2 - 14 Juli 2016.

Dengan rencana penerbangan tambahan tersebut, Citilink akan terbang 240 kali dalam sehari atau naik sekitar 5 persen dibandingkan hari biasa, sebanyak 228 penerbangan.

Saat ini Citilink Indonesia memiliki 43 pesawat, yang terdiri atas 38 unit Airbus A320 dan 5 unit Boeing 737-500.

Berikut adalah persiapan Citilink Indonesia dalam menghadapi mudik Lebaran 2016:

1. Perawatan semua pesawat Citilink;
2. Menyiapkan pesawat stand by sebanyak dua pesawat B737-500;
3. Penambahan awak kabin cadangan setiap hari;
4. Menjaga kesiapan IT sistem dan petugas piket 24 jam di seluruh station;
5. Pejabat kantor pusat ikut piket;
6. Kesiapan call center;
7. Kesiapan delay management sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Peringati Idulfitri dan Kenaikan Isa Almasih, Menteri Johnny: Momentum Bersejarah dan Anugerah Persaudaraan

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah