logo


TTI Dinilai Tak Mampu Turunkan Harga Pangan

Menurutnya TTI tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan pada harga pangan di pasar.

23 Juni 2016 11:44 WIB

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Appsindo), Hasan Basri.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Appsindo), Hasan Basri. dok. beritajakarta.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (Appsindo), Hasan Basri mengatakan bahwa pembentukan Toko Tani Indonesia (TTI) yang dibuat oleh Kementerian Pertanian pada saat ini cenderung dipaksakan. Menurutnya TTI tidak akan memberikan pengaruh yang signifikan pada harga pangan di pasar.

“TTI itu tidak akan banyak memberi pengaruh pada harga pangan di pasar dan itu terbukti dengan terus naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar saat ini,” demikian kata Hasan Basri saat dihubungi Jitunews.com, Kamis (23/6).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa naiknya harga pangan di pasar saat ini sangat berkaitan dengan proses supply dan demand.


Jaga Harga Bahan Pangan, PPI Jajaki Kerja Sama dengan TTI Kementan

“Tetapi kalau sekarang pemerintah gencar melakukan operasi pasar (OP) dengan adanya TTI, saya yakin itu tidak akan berlangsung lama, karena memang supply-nya masih sangat kurang, hasil produksi petani masih belum stabil dan kemudian berdampak pada harga,” demikian katanya.

Terkait dengan adanya anggapan bahwa ada permainan pasar yang memanfaatkan momentum lebaran untuk mencari keuntungan yang besar, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan terjadi.

Menurutnya, naiknya harga pada saat ini lebih dikarenakan oleh sedikitnya pasokan sementara permintaan konsumen terus meningkat, maka dampaknya pada harga yang terus berfluktuatif. Ia berharap agar pemerintah terus melakukan pembenahan di sektor hulu yakni peningkatan produksi, baru kemudian terus ke hilir.

Buka TTI Center, Mentan Pastikan Harga Pangan Jadi Stabil

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan