logo


DPR Tuding Tingginya Harga Pangan Saat Ramadhan karena Ini

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Herman Khaeron, mengatakan bahwa tingginya harga pangan pada saat ini karena belum adanya sinergi yang baik antara kementerian terkait

21 Juni 2016 12:57 WIB

Suasana di pasar tradisional Klender, Jakarta.
Suasana di pasar tradisional Klender, Jakarta. JITUNEWS/Rezaldy

KARAWANG, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Herman Khaeron, mengatakan bahwa tingginya harga pangan pada saat ini karena belum adanya sinergi yang baik antara kementerian terkait. Setiap kementerian dinilai masih berjalan sendiri-sendiri dengan tugasnya masing-masing.

“Jadinya kebijakan yang dibuat untuk satu kementerian dengan kementerian yang lain masih belum berjalan secara sinergi, tidak ada keberlanjutan kebijakan,” kata Herman Khaeron saat melakukan kunjungan kerja Komisi IV ke Pasar Johar Karawang dan Pasar Sederhana, Selasa (21/6).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa belum adanya sinergi itu, berdampak pada kenaikan harga kebutuhan pokok di pasar. 


Lapan Siap Dukung Sektor Pangan dengan Penggunaan Satelit

“Pemerintah juga pada saat ini masih belum menemukan penyebab dari adanya fluktuasi harga ini apa, setiap kementerian terkait masih mengklaim kebenarannya terkait dengan kebijakan yang di ambil,” ujarnya.

Kementan berdasarkan data yang dimilikinya meyakini bahwa ketersediaan bahan pangan pada saat ini masih stabil dengan data produksi yang mengalami peningkatan. Namun di saat bersamaan Kemendag juga mengklaim bahwa tingginya harga komoditas pangan di pasar pada saat ini lebih disebabkan karena kurangnya pasokan bahan pangan ke pasar.

“Hilangkan ego sektoral dan mulai untuk berjalan bersama, atasi masalah pangan,” ujarnya.

Mentan Pastikan Stok Pangan yang Dijual di TTI Aman

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Vicky Anggriawan