logo


Pemerintah Gandeng Swasta Bangun Setrum 35 Ribu MW

Untuk membangun listrik sebesar itu dibutuhkan tambahan anggaran dari swasta.

5 November 2014 13:57 WIB

Ilustrasi jaringan listrik. Pemerintah tampaknya tidak bisa sendirian dalam rangka mewujudkan pembangunan listrik sebesar 35.000 megawatt.(Ist.)
Ilustrasi jaringan listrik. Pemerintah tampaknya tidak bisa sendirian dalam rangka mewujudkan pembangunan listrik sebesar 35.000 megawatt.(Ist.)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah tampaknya tidak bisa sendirian dalam rangka mewujudkan pembangunan listrik sebesar 35.000 megawatt. Dibutuhkan kerjasama dengan swasta untuk mewujudkan pembangunan tersebut.

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, untuk membangun listrik sebesar itu dibutuhkan tambahan anggaran dari swasta. Jika ditanggung pemerintah sendirian maka tidak akan sanggup.

"Investasi swasta dalam negeri maupun asing cukup dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan listrik yang semakin meningkat disamping juga untuk memenuhi rasio elektrifikasi," katannya di Jakarta Rabu (5/11).


Hadapi Wabah Corona, PLN Siaga Jaga Pasokan Listrik Masyarakat

Selain berharap dari peran swasta, kerjasama antar kementerian perlu ditingkatkan. Dengan demikian proyek listrik 35.000 MW bisa terwujud tanpa terkendala birokrasi. “Koordinasi antar unit akan diperbaiki agar tidak ada ego sektoral,” ungkap Sudirman.

Rencananya skemanya menggunakan Bisnis to Bisnis (B to B). Sedangkan pihak pemerintah akan mempermudah regulasinya. Sebelumnya diketahui PT PLN (persero) dan perusahaan asal RRT Independent Power Producers (IPP) akan membangun mega proyek 35 ribu megawatt. Rencananya PLN akan membangun 15 ribu megawatt sedangkan sisanya 20 ribu megawatt akan dibangun oleh IPP.

 

PLN Sudah Beri Diskon dan Gratiskan Listrik ke 8,5 Juta Pelanggan

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan, Ali Hamid