logo


Menelisik PT Evita Manunggal, Nama Baru yang Mengantongi Izin Impor 9.000 Ton Daging Sapi

Kemendag memberikan izin daging impor untuk kategori daging secondary cuts, primary cuts, industrial cuts, variety meats dan karkas

9 Juni 2016 09:44 WIB

Penjualan daging sapi.
Penjualan daging sapi. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pada tanggal 27 Mei 2016, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerbitkan izin Impor Daging Sapi kepada perusahaan swasta bernama PT Evita Manunggal. Kemendag memberikan izin daging impor untuk kategori daging secondary cuts, primary cuts, industrial cuts, variety meats dan karkas dengan total sebanyak 9.000 ton.

Rincian impor tersebut terdiri dari Secondary Cuts sebanyak 5.200 ton, manufacturing sebanyak 800 ton, prime cut sebanyak 900 ton, variety sebanyak 1.100 ton dan carcas sebanyak 1.000 ton.

Berdasarkan info yang dilansir oleh kontan.co.id, Kemendag menugaskan PT Evita Manunggal untuk melakukan stabilisasi harga daging sapi di pasaran dengan menggelar operasi pasar dan distribusi daging sapi. Batas waktu yang diberikan kepada PT Evita Manunggal dimulai dari bulan puasa hingga 31 Agustus 2016.


Pimpinan DPR Puji Capaian Sektor Pertanian Era Amran

Namun menurut Ketua Umum Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Teguh Boediyana, perusahaan yang beralamat di Jalan KH Noer Alie Ruko Kalimalang Square Blok N No.17, Bekasi Selatan, ini merupakan nama baru di bisnis impor daging sapi. 

"Saya dengar dari teman-teman, perusahaan itu memang pemain baru," kata Teguh, seperti yang dikutip dari kontan.co.id, Kamis (9/6).

Teguh melanjutkan, atas dasar itulah ia meragukan pemain baru ini dapat menurunkan harga daging sapi. Pasalnya, mengimpor daging sapi tidak cukup saja, tapi butuh jaringan para pedagang yang memasarkan daging tersebut.

Daging Sapi Mahal, Kementan Salahkan…

Halaman: 
Penulis : Agung Rahmadsyah