logo


Ternyata Rosela dan Jagung Bisa Dimanfaatkan untuk Hal Lain

Setelah disisir jagung dicampur dengan dua liter air dan direbus hingga mendidih.

8 Juni 2016 14:42 WIB

Bunga Rosela.
Bunga Rosela. net

PALANGKARAYA, JITUNEWS.COM – Selain dapat dijual dalam keadaan mentah, ternyata bunga rosela juga dapat diubah menjadi produk turunan yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Ialah Ruth Jedia Maryatmi, Ketua Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan  Keluarga Sejahtera (UPPKS) Anyelir Bahalap Kelurahan Kalampangan, Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang kini berhasil mengubah rosela menjadi teh dan sirup.

Maryatmi berujar, untuk membuat teh rosela, kelopak rosela perlu dijemur selama lima hingga enam hari di bawah terik matahari. Setelah disortir, kelopak rosela kering kemudian dikemas menggunakan tea bag dan plastik kemasan. Per bungkus dijual  sekitar Rp 11.000. Kini Maryatmi telah berhasil memasarkan teh rosela di wilayah Palangkaraya dan Sampit.


Danrem 074 Warastratama Tanam 5.000 Bibit Sirsak Madu Bersama Masyarakat

Sementara untuk membuat sirup rosela, Maryatmi membuatnya dengan perbandingan 1:1, maksudnya 1 kilogram rosela dicampur dengan 1 liter air dan 1 kilogram gula pasir. Setelah direbus selama 2 jam, lalu disaring dan dikemas di dalam botol berukuran 250 mililiter – 650 mililiter. Harganya berkisar Rp 12.500 – Rp 25.000 per botol.

Ternyata di tangan kreatifnya, Maryatmi tidak hanya mengubah rosela, tetapi juga mengolah jagung manis menjadi minuman sari jagung. Dia juga menguasai rincian teknik pengolahannya dengan baik. Setelah disisir, jagung dicampur dengan dua liter air dan direbus hingga mendidih. Rebusan itu diblender hingga halus, disaring dua kali dan ditambah sedikit garam dan gula.

"Sari jagung saya jual Rp 13.000 per botol, tetapi saya buat berdasarkan pesanan saja. Beda dengan sirup dan teh rosela yang saya buat setiap saat," kata Maryatmi di Palangkaraya, awal bulan Juni lalu.

Dokter Spesialis: Penderita Maag Jangan Makan Nangka!

Halaman: 
Penulis : Aditya Kurniawan, Syukron Fadillah