logo


PDI Perjuangan Tolak Wacana Menempatkan Orang Asing Menjadi Rektor

Anggota Komisi X DPR RI, My Esti Wijayanti menolak rencana Menristekdikti, M. Nasir yang akan menempatkan orang asing menjadi rektor dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

7 Juni 2016 16:10 WIB

Anggota Komisi X DPR RI, My Esti Wijayanti.
Anggota Komisi X DPR RI, My Esti Wijayanti. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS - Anggota Komisi X DPR RI, My Esti Wijayanti, menolak rencana Menristekdikti, M. Nasir, yang akan menempatkan orang asing menjadi rektor dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

"Saya tegaskan menolak. Ide tersebut sudah mengingkari semangat para pejuang dan pendiri bangsa ini untuk mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka seperti tertuang dalam pembukaan UUD 1945" ujarnya di gedung DPR RI Jakarta, Selasa (7/6).

Menurutnya, tidak menjamin apabila mengangkat rektor dari warga negara asing (WNA) maka kualitas pendidikan tinggi di Indonesia akan menjadi lebih baik. Hal tersebut sama dengan yang terjadi pada industri manufaktur yang mendatangkan pimpinan dari luar negeri, namun justru membuat sektor industri semakin terpuruk dan mengalami ketergantungan.


Suharno, Jenderal Beruntung yang Bisa Pegang Tongkat Komando Presiden Sukarno

Politisi PDI perjuangan ini mengatakan, Menristekdikti harus menghentikan wacana untuk mendatangkan dan menempatkan WNA sebagai rektor. Selain itu, dia juga harus memprioritaskan dan menyiapkan putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi rektor daripada mendatangkan rektor dari negara asing.

Oleh karena itu, dia meminta dukungan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menolak rencana Menristekdikti untuk 'mengimpor' rektor. Di samping itu, ia juga meminta Menristekdikti untuk menyerahkan blue print kebijakan politik pendidikan tinggi kepada DPR.

Ngaku Jungkir Balik Dukung Jokowi, Kapitra Minta Jadi Jaksa Agung

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Vicky Anggriawan