logo


Kisah di Balik Nama Durian Ripto Asal Trenggalek  

Pohon indukan durian yang berada di lahan milik Perhutani setinggi 120 meter itu lantas digarap keluarga Suripto.

6 Juni 2016 15:32 WIB

Durian Ripto.
Durian Ripto. blogspot

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Suripto, begitu nama lengkap lelaki berkulit gelap tersebut. Ia menyebut awal mula kemunculan nama Durian Ripto bermula dari durian warisan orang tuanya.

Sebelum tahun 2004, tak ada satu pun yang tahu nama pohon durian yang diperkirakan berusia 110 tahun yang tumbuh di lahannya di Dusun Ponggok, Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur.

Pohon indukan durian yang berada di lahan milik Perhutani setinggi 120 meter itu lantas digarap keluarga Suripto secara turun-temurun secara arif. Ripto mengatakan bahwa pohon durian dengan diameter batang pohon bagian bawah mencapai hampir 1 meter itu rutin menghasilkan buah dengan berat rata-rata 2,5 kilogram. Selain penampilan buahnya yang menarik, produktivitasnya juga tinggi.


Kata Petani Soal Kendala dalam Budidaya Jambu Kristal

"Pohon itu bisa menghasilkan 500 durian dalam sekali musim, selain pohon unggul itu, saya juga memiliki sekitar 50 pohon durian varietas lain," kata Suripto.

Melihat potensinya yang besar itulah, Pemerintah Kabupaten Trenggalek, didukung Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kemudian mengusulkan varietas unggul tersebut kepada pemerintah pusat. Upaya itu membuahkan hasil dengan pemberian nama baru, yaitu varietas Durian Ripto. Nama Ripto diambil dari nama Suripto sang pemilik pohon.

"Tahun 2004 varietas ini mulai dirilis, waktu pelepasannya pun saya dipanggil ke Jakarta,” ucap Suripto.

Sejak saat itu nama durian di Trenggalek mendapatkan sebutan baru yakni Durian Ripto. Menyoal rasa, Durian Ripto memliki rasa manis, tekstur daging halus, warna kuning tua, kulit buah tipis dan tahan lama.

"Mulai saat itu pula nama saya diganti jadi Ripto. Katanya supaya tidak sama dengan nama Gubernur Riau saat itu yang juga bernama Suripto. Ini untuk menegaskan bahwa nama Ripto yang digunakan untuk durian adalah nama saya," kata lelaki tamatan Sekolah Rakyat itu.

Dokter Spesialis: Penderita Maag Jangan Makan Nangka!

Halaman: 
Penulis : Aditya Kurniawan, Syukron Fadillah