logo


Bertepatan Hari Lahir, Penggemar Luncurkan Situs Tentang Soekarno

Ada pula bagian yang disebut 'Dapur Sukarno' atau perpustakaan digital.

6 Juni 2016 11:18 WIB

Tampilan situs sukarno.org
Tampilan situs sukarno.org

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Awal 1 Ramadhan tahun ini bertepatan dengan hari lahirnya Presiden pertama Republik Indonesia (RI). Diketahui Soekarno lahir pada 6 Juni 1901.

Atas hari lahir Soekarno tersebut, sejumlah pemuda menggagas web site yang berisikan konten-konten tentang bapak proklamator tersebut. Situs tersebut pun diberi nama sukarno.org dan sudah bisa diakses publik mulai hari ini.

"Mulai hari ini, situs tersebut sudah bisa diakses oleh publik. Segala kekurangan-kekurangannya akan kami perbaiki sambil berjalan. Semoga ini dapat memberikan manfaat," tulis salah seorang pengelola situs, Ivan Faizal melalui keterangan persnya, Senin (6/6).


Soal Pernyataan Sukmawati, PP Muhammadiyah: Itu Menunjukkan Kedangkalan

Ivan mengakui bahwa dirinya tidak bekerja sendiri, melainkan dibantu oleh dua orang rekannya Respati Wasesa dan Budi Handoyo. Adapun motivasi dari ketiganya membuat situs tentang Soekarno karena merasa terpanggil untuk mengingatkan kembali soal Soekarno, sejarah dan pemikirannya kepada generasi saat ini.

"Kami teman sepermainan di Pemalang, Jawa Tengah. Di perantauan, Bekasi, kami memang sering kumpul. Nah, kebetulan kami sama-sama fans Bung Karno. Ya sudah bikin saja website, kan belum ada. Kami eksplorasi semampunya apa yang kami bisa," kata Ivan.

Dijelaskan Ivan, ada beberapa konten andalan situs sukarno.org. Pertama, kumpulan artikel yang dihimpun dari berbagai sumber seperti buku dan media massa terutama media online. Untuk memudahkan pembaca, dibuat dalam kategori berita, opini, feature dan lainnya.

"Kemudian ada sketsa Bung Karno yang kami produksi sendiri. Ada juga video dan galeri foto. Kami ingin bikin Bung Karno tetap muda di sini," katanya.

Ada pula bagian yang disebut 'Dapur Sukarno' atau perpustakaan digital. Di bagian itu, pengunjung laman web bisa membaca langsung pidato-pidato dan tulisan karya Bung Karno secara gratis.

"Salah satu contoh adalah buku Di Bawah Bendera Revolusi, yang tebalnya bukan main itu. Kita tidak mungkin bebas menentengnya ke mana-mana. Tapi dengan Dapur Sukarno, kita bisa membaca," kata Ivan.

Selain itu disiapkan pula 'Sukarno Maps' yaitu peta digital berisi destinasi yang berkaitan dengan Bung Karno. 'Dengan Sukarno Maps' ditunjukkan tempat-tempat yang punya keterkaitan dengan Bung Karno seperti pengasingan, persinggahan, arsitektur istana dan tempat lainnya.

Akui Videonya Diedit dan Disebar, Sukmawati: Itu Pertanyaan Bukan Membandingkan

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah