logo


Kenali 7 Tahapan Perkembangan Anak

Pada masa emas, anak mulai sensitif terhadap berbagai rangsangan.

3 Juni 2016 19:47 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. google

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bicara mengenai anak tidak akan ada habisnya, bahkan terkadang membuat orang tua menjadi bingung dan panik. Langkah paling bijak adalah memahami setiap psikologi yang ditunjukan pada anak.

Memahami psikologi perkembangan anak usia dini adalah sebuah keharusan baik bagi para orang tua maupun guru-guru. Anak di usia dini merupakan masa penting dalam perkembangan anak itu sendiri.

Pada masa emas tersebut, anak mulai sensitif terhadap berbagai rangsangan. Setiap anak secara individual akan mempunyai tingkat perkembangan kepekaan yang berbeda-beda seiring perkembangan dan pertumbuhan masing-masing.


Sejumlah Desainer IMFD Pamer Karya di Ajang Asia Islamic Fashion Week 2017

Lalu apa sajakah tahap perkembangan bayi mulai dari usia 6 sampai 15 bulan?

Diterangkan oleh Fathya Artha Utami, Psikolog anak dan theraplay practitioner, penting sekali mengenal serta memahami perkembangan anak yang pertumbuhannya mempunyai keterkaitan karena perkembangan fisik dan motorik berhubungan dengan perkembangan psikisnya, karena itu psikologi perkembangan tersebut tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan dan pertumbuhan anak tersebut secara menyeluruh.

"Perkembangan setiap anak memiliki keunikan tersendiri dan kecepatan pencapaian perkembangan tiap anak berbeda -beda. Untuk itu, sebagai orangtua harus mengenal apa sajakah perkembangan mereka pada setiap usianya,"ungkap Fathya kepada Jitunews di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (2/6).

Adapun penjelasan tahapan perkembangan bayi mulai dari 6 sampai 15 bulan yang perlu diketahui orangtua, yakni :

1. Antara usia 6 - 8 bulan
Biasanya anak di usia seperti itu, mereka mulai bisa duduk tanpa bantuan dan mulai tertarik untuk mengulangi suatu aktivitas tertentu.

2. Usia 7 - 11 bulan
Pada usia ini, bayi akan mulai merangkak serta koordinasi antara tangan dan mata mulai berkembang sehingga mulai bisa mengambil benda-benda kecil.

3. Usia 8 bulan
Menginjak delapan bulan, bayi mulai bisa berdiri dengan bantuan di sekitarnya atau ditatih oleh orangtua.

4. Usia 8 - 12 bulan
Di usia ini bayi akan menunjukkan perilaku yang bertujuan, misalnya merangkak untuk mengambil mainan dan object permanence, ketika suatu benda hilang bayi akan mencarinya di tempat terakhir ia melihat benda bukan di tempat yang lainnya.

5. Usia 9 bulan
Pada tahap ini, bayi mulai bisa melakukan imitasi terhadap ekspresi wajah orang lain dan mulai menggunakan gerak tubuhnya untuk berkomunikasi.

6. Usia 10-12 bulan
Memasuki usia ini, bayi mulai bisa mengikuti gerak mata orang dewasa atau menunjukkan ke arah yang sama dengan orang dewasa.

7. Usia 10-15 bulan
Nah pada usia ini, bayi akan mulai mengucap kata pertama serta mampu berdiri sendiri tanpa bantuan.

"Yang disebutkan itu adalah tahapan perkembangan yang biasanya terjadi oleh bayi normal, kalau ada yang lebih cepat dari itu, maka bayi tentunya sangat bagus. Namun, jika ada yang mengalami keterlambatan sebaiknya jangan panik dan bawalah ke dokter yang ahli," pungkas Fathya.

Jelang Nikah Gak Perlu Panik, Baca Buku Karya TigaGenerasi Ini Aja!

Halaman: 
Penulis : Suciati, Syukron Fadillah