logo


Wartawan Media Asing Diusir FPI Saat Meliput Simposium Anti PKI

Febrina dinilai FPI adalah wartawan media asing yang pro komunis dan dinilai sering membuat berita ngawur

3 Juni 2016 04:00 WIB

Acara Simposium Anti PKI ini menghadirkan Ketua FPI, Rizieq Shihab, dan mantan Wapres Try Sutrisno.
Acara Simposium Anti PKI ini menghadirkan Ketua FPI, Rizieq Shihab, dan mantan Wapres Try Sutrisno. bbc.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Febrina Firdaus, wartawan media asing Rappler diusir oleh salah satu ormas, yang belakangan diketahui adalah Front Pembela Islam (FPI), pada saat meliput hari terakhir Simposium Nasional "Mengamankan Pancasila dari Ancaman Kebangkitan PKI dan Ideologi lain" di Balai Kartini Jakarta, Kamis (2/6).

Kejadian ini berawal ketika Febrina berinisiatif mewawancarai Ketua Panitia Simposium Anti PKI, Letnan Jendral TNI (Purn) Kiki Syahnarki. Tak diketahui pertanyaan apa yang dilontarkan Febrina sehingga FPI mengusirnya.

Seperti dikutip dari akun twitter resmi FPI @DPP_FPI,  Febrina yang memiliki akun twitter @febrofirdaus adalah wartawan media asing yang pro komunis dan dinilai sering membuat berita ngawur.


Wisatawan Asal Bogor Tenggelam di Sukabumi

"Dinilai kerap membuat berita ngawur, wartawan media asing pro komunis @febrofirdaus diusir dari Simposium Nasional," ujar akun @DPP_FPI.

Menanggapi hal itu, ketua panitia Simposium Anti PKI, Letnan Jendral TNI (Purn) Kiki Syahnarki membenarkan adanya pengusiran tersebut, namun yang melakukan pengusiran tersebut bukan panitia melainkan anggota organisasi masyarakat.

"Tidak ada, siapa yang ngusir, bukan panitia," tegasnya.

Pers Indonesia Berduka. Selamat Jalan, Bang Leo Batubara!

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana