logo


Kemenristekdikti Siap Tingkatkan Inovasi Mendukung Sektor Pangan

Kemenristekdikti Berinovasi Bantu Kementan Capai Swasembada Pangan

1 Juni 2016 18:12 WIB

Petani memanen padi.
Petani memanen padi. dok. Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Jenderal Penguatan Inovasi, Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Dimyati mengatakan bahwa upaya untuk menyukseskan program swasembada pangan merupakan program utama pemerintah yang juga harus didukung oleh semua pihak.

Maka untuk mensukseskan program tersebut Kemenristekdikti bekerjasama dengan Balitbangtan ikut dalam pengembangan inovasi di sektor pangan.

Muhammad Dimyati lebih jauh mengatakan bahwa hingga saat ini implementasi rencana pengembangan induk riset nasional sudah diproses oleh pemerintah yang akan meliputi bayak sektor.


Jamin Ketersediaan Air di Musim Kemarau, Kementerian PUPR Lakukan Sejumlah Langkah Antisipasi

Untuk sektor pangan dan pertanian pihaknya akan terus mendorong pada penguatan kemandirian pangan khususnya pajale dan daging.

"Kami akan mendukung sepenuhnya sejumlah upaya dari pemerintah dalam meningkatkan hasil pangan pokok tanah air, melalui pengembangan Inovasi," demikian kata Muhammad Dimyati saat melakukan temu media di Kantor Balitbangtan, Rabu(1/5).

Menurutnya, untuk menyukseskan program tersebut perlu ada langkah koordinasi yang baik antara lintas sektor yang ada, termasuk untuk semua perguruan tinggi.

"Untuk pengembangan inovasi sektor daging kami tengah upayakan melalui sejumlah perguruan tinggi yang memiliki konsen pda soal ternak, ada sekitar 22 perguruan tinggi," demikian katanya.

Sementara untuk pengembangan pertanian, khususnya komoditas strategis pada pajale, tingkat pengembangan inovasinya melalui upaya peningkatan inovasi benih.

"dan itu akan mulai dikembangkan di 11 provinsi yang ada," demikian tukasnya.

Ia berharap dengan adanya langkah koordinasi dan kerjasama tersebut, target pencapaian swasembada pangan bisa tercapai dengan baik.

Program Lumbung Pangan Baru di Kallteng, Kementerian PUPR Programkan Rehabilitasi 85.500 ha

Halaman: 
Penulis : Siprianus Jewarut, Syukron Fadillah