logo


Demo Tumbangkan Ahok 1 Juni, Ratna-Dhani Gerilya Minta Sumbangan di Sosmed

Ratna menegaskan Ahok menjadi tersangka adalah hal yang mutlak.

31 Mei 2016 14:23 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. net

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kabarnya esok, 1 Juni 2016 bakal menjadi hari bersejarah bagi para haters Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Beberapa elemen masyarakat bakal bersatu guna menumbangkan Ahok esok hari.

Bertepatan dengan hari lahir Pancasila, digunakan sebagai momentum baik untuk menjatuhkan Ahok. Termasuk memaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengenakan rompi 'oranye' ke badan Ahok sebagai simbol tersangka, baik atas kasus Rumah Sakit Sumber Waras ataupun pelanggaran pemberian izin reklamasi.


Sebut Masyarakat Anggap PKI Melebur ke PDIP, Ahmad Dhani Minta Maaf

Aktivis perempuan Ratna Sarumpaet menyebut pihaknya bersama beberapa elemen masyarakat yakni Gerakan Tangkap Ahok (GTA), Aliansi Masyarakat Jakarta Utara (AMJU), buruh tergabung Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pimpinan Said Iqbal, Orang Kita yang diinisiatori Ahmad Dani akan menggelar sidang rakyat di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bagi Ahok.

"Kita berkomitmen bahwa masalah Ahok bukanlah sekedar masalah Ibukota Jakarta saja, akan tetapi masalah bangsa Indonesia. Ini adalah sebagai amunisi kita untuk menggulingkan dan menurunkan manusia aneh itu,” terang Ratna beberapa waktu lalu.

Ratna menegaskan Ahok menjadi tersangka adalah hal yang mutlak. Bahkan Musisi Ahmad Dhani, yang disebut ingin mencalonkan diri sebagai gubernur DKI Jakarta, menulis cuitan untuk Basuki “Ahok”, pada Minggu (22/5).

“Hok…ku tunggu bengsin mu tgl 30 Mei…aku paling depan demo di KPK…kita liat siapa yg punya kelamin di antara kita….ADP” tulis akun @AHMADDHANIPRAST.

Ahmad Dhani Sebut PKI Melebur ke PDIP, Arteria Dahlan: Bukan Hanya di PDI Perjuangan

Halaman: 
Penulis : Syukron Fadillah