logo


Pemerintah Targetkan 150 Desa Organik Pada Tahun 2019

Desa pertanian organik di sub sektor perkebunan ini akan tersebar di 23 Provinsi

31 Mei 2016 10:55 WIB

Pekerja mengolah biji kakao.
Pekerja mengolah biji kakao. JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah terus fokus melakukan tahapan-tahapan kegiatan untuk dapat merealisasikan terbangunnya 150 desa pertanian organik berbasis komoditas perkebunan.

Melalui upaya ini, diharapkan pada tahun 2019 akan tersedia 150 desa yang tersertifikasi organik dan mandiri dalam penyediaan input produksi berbahan organik. 

“Sebagaimana yang dilaksanakan di sub sektor tanaman pangan dan hortikultura, proses kegiatan pembangunan 150 desa pertanian organik untuk komoditas perkebunan juga ditetapkan berlangsung pada tahun 2015 hingga 2019,” kata Direktur Perlindungan Tanaman Perkebunan Ditjen Perkebunan Kementan, Dudi Gunadi. 


Pemerintah Siapkan Pemenuhan Bahan Baku Garam 2017

Terdapat tiga tahapan kegiatan yang menurut Dudi harus dilakukan untuk dapat merealisasikan terbentuknya 150 desa pertanian organik berbasis komoditas perkebunan. 

Tahapan pertama (tahun 2015) merupakan tahap penetapan calon peserta/calon lokasi (CP/CL).

Kedua, (tahun 2016) tahapan inisiasi yang mencakup kegiatan sosialisasi dan pengadaan sarana-prasarana produksi, dan tahapan ketiga (tahun 2017-2019) merupakan saat penyiapan dokumen, persiapan sertifikasi termasuk sertifikasi produk dan kegiatan apresiasi produk organik.

Dikatakan Dudi, pengembangan desa pertanian organik di sub sektor perkebunan dilaksanakan pada kelompok tani yang mengusahakan komoditas perkebunan dengan hasil produksi yang dikonsumsi dalam bentuk segar seperti kopi, kakao, pala, teh, jambu mete, kelapa dan aren serta telah menerapkan Good Agricultural Practice (GAP) atau juga yang pernah bersentuhan dengan kegiatan Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT). 

Dudi berujar, dengan terbentuknya 150 desa pertanian organik maka setidaknya nanti akan ada 150 kelompok tani yang tersertifikasi organik dengan target areal yang tersertifikasi masing-masing kelompok seluas 15 hektar. Dan, kata Dudi, desa pertanian organik di sub sektor perkebunan ini akan tersebar di 23 Provinsi.

Menaikkan Produksi Pangan, Kunci Suksesnya Program Pemberantasan Kemiskinan

Halaman: 
Penulis : Aditya Kurniawan, Riana