logo


Budidaya Lobster Jadi Mata Pencaharian Baru Nelayan Tasikmalaya

Budidaya udang karang atau lobster yang dilakukan Kelompok Nelayan Pamoekan Lestari menjadi tumpuan harapan baru pasca adanya pelarangan penangkapan lobster, kepiting dan rajungan dari alam oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

27 Mei 2016 17:17 WIB

Ilustrasi lobster.
Ilustrasi lobster. net

TASIKMALAYA, JITUNEWS.COM – Budidaya udang karang atau lobster yang dilakukan Kelompok Nelayan Pamoekan Lestari menjadi harapan baru pasca adanya pelarangan penangkapan lobster, kepiting dan rajungan dari alam oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Awalnya kami melihat lobster-lobster kecil yang tertangkap jaring dibuang karena tidak bernilai ekonomis. Tapi sejak kebijakan itu keluar, sekarang kami coba untuk menampungnya dan saya coba budidayakan di pantai. Ternyata hasilnya sangat bernilai ekonomis,” kata Hendro yang merupakan warga Desa Sindangkerta, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (27/5).

Hendro berujar, dari pengalaman beberapa kali panen, kelompok nelayan ini sudah bisa menghasilkan 2-3 kuintal lobster ukuran di atas 200 gram.

Melihat keberhasilan Hendro membudidayakan lobster, membuat nelayan di desa tetangga mencoba meniru untuk melakukan budidaya lobster.

Menurut Pengurus Masyarakat Akuakultur Indonesia, Muhamad Husen, fenomena itu menggembirakan karena potensi pantai selatan Jawa Barat sangat luas. Kecenderungan itu juga positif karena usaha nelayan di laut akan mengarah ke budidaya lebih pasti.

“Selanjutnya diharapkan Kementerian Kelautan dan Perikanan dapat berupaya menggali potensi laut lainnya agar bisa memberdayakan nelayan setempat,” ucap Husen.

Cara Jitu Budidaya Lobster Air Tawar di Kolam Terpal

Halaman: 
Penulis : Aditya Kurniawan, Vicky Anggriawan