logo


Ahok Minta RT/RW Laporkan Kondisi Wilayah Lewat Aplikasi Qlue

RT/RW yang tak melapor tak akan mendapat dana karena tak bisa memberikan bukti pertanggungjawaban

27 Mei 2016 12:20 WIB

Ahok menolak hukuman mati bagi para penjahat seksual. Sebab menurutnya, hal itu terlalu mudah bagi para penjahat sehingga tak merasakan hukuman yang pantas dirasakan pada dirinya.
Ahok menolak hukuman mati bagi para penjahat seksual. Sebab menurutnya, hal itu terlalu mudah bagi para penjahat sehingga tak merasakan hukuman yang pantas dirasakan pada dirinya. liputan6.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, meminta Ketua Rukun Tetangga/Rukun Warga (RT/RW) melaporkan kondisi wilayahnya melalui aplikasi Qlue

Menurut Ahok, hal tersebut sebagai bentuk pertanggungjawaban RT/RW yang telah dikucuri dana setiap bulan.

"Saya cuma minta RT/RW, kan menjadi pemerhati di bawah lurah. RT/RW kan meminta uang tiap bulan, kalau kamu minta uang ada pertanggungjawaban. Pertanggungjawabannya bagaimana? Lapor di Qlue," kata Ahok di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (27/5).


Putranya Dilaporkan ke Polisi, Bagaimana Reaksi Ahok?

Ahok tidak mempersoalkan jika Ketua RT/RW tidak melaporkan kondisi wilayah, hasil kinerja lurah, dan satuan perangkat daerah (SKPD) ke aplikasi Qlue. Artinya, RT/RW yang tidak melapor, tidak akan mendapat dana karena tidak bisa memberikan bukti pertanggungjawaban.

"Kamu mau jadi Ketua RT/RW, kamu enggak mau lapor Qlue, boleh enggak? Boleh saja. Enggak dapat uang, sederhana kan. Kamu mau jadi RT/RW untuk apa? Mau jadi pemerhati warga toh. Kalau kamu pergi pagi pulang malam, enggak bisa ngurusin warga, kenapa kamu enggak mengundurkan diri dari RT?," ujar Ahok.

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengaku mendapati oknum Ketua RT/RW yang meminta uang kepada warga untuk membuat surat tanah. Lalu ada juga oknum Ketua RT/RW yang menduduki fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk kepentingan pribadinya.

Seharusnya, kata Ahok, Ketua RT/RW bertugas mengawasi kinerja lurah dan menjadi orang tua bagi warganya.

"Sekarang RT/RW mau minta uang operasional tiap bulan, ya harus ada KPI yang terukur. Terukurnya apa? Laporan wilayah. Sehari 3 kali kok. RT/RW jadi perpanjangan lurah yang menjadi estate manager dan Bapak Ibu asuh. Kalau kamu enggak bisa jadi Bapak Ibu asuh ya silakan mengundurkan diri," pungkas Ahok.

Viral Adik Iparnya Pacaran Pakai Mobil Dinas PJR, Ahok: Tindak Tegas!

Halaman: 
Penulis : Yunisa Herawati, Riana