logo


Bolehkah Anak Laki-laki Main Boneka?

Peran ayah dalam bergaul dengan anak laki-lakinya sangat penting sebagai input data dalam otak mereka tentang kegiatan laki-laki

23 Mei 2016 12:00 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. google

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dalam fase bergaul pada balita, anak-anak tidak hanya akan bertemu dengan teman sejenisnya saja melainkan juga lawan jenis. Sehingga ada kemungkinan mereka akan bertukar mainan.

Banyak orang tua, terutama sang ayah, mrasa khawatir apabila putranya bertukar mainan dengan teman lawan jenisnya, terlebih jika sampai bermain boneka atau mainan yang berwarna merah muda. Umumnya para ayah khawatir orientasi seksual pada putranya akan terganggu atau diejek sebagai banci.

Dikatakan oleh dr. H. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, pada usia 0-3 tahun sebaiknya orangtua memilih mainan tidak berdasarkan gender. Semua mainan sama karena pada usia tersebut anak-anak sedang senang bereksplorasi.


Tersesat di Hutan, Jangan Panik, Lakukan Hal ini

"Kalau anak laki-laki kita senang bermain yang memandikan bayi, mungkin dia sedang meniru ibunya, bukan karena disorientasi seksual. Melarang anak memilih mainan tertentu justru malah memicu rasa penasarannya," ujar Boyke kepada Jitunews di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Anak laki-laki tidak harus selalu bermain mobil-mobilan atau robot. Bermain boneka pun tidak apa-apa, jika yang dimainkan adalah peran laki-laki. Oleh karena itu, peran ayah dalam bergaul dengan anak laki-lakinya sangat penting sebagai input data dalam otak mereka tentang kegiatan laki-laki.

"Pesannya adalah mereka tidak harus mundur dari minatnya, walau minatnya tidak sama dengan minat laki-laki pada umumnya," ucap Boyke.

Boyke juga memberikan saran utuk melakukan langkah-langkah berikut ini jika anak laki-laki Anda menyukai kegiatan yang kurang mencerminkan kegiatan laki-laki pada umumnya:

1. Jangan mengkritik atau mengubah minat putra Anda. Tunjukkan bahwa Anda menerima dia apa adanya.

2. Bantu putra Anda menghadapi ledekan. Anda dapat mendiskusikannya bersama agar dia meninggalkan boneka kesayangannya. Ajari pula cara menanggapi jika ada yang mengganggunya.

3. Berikan contoh seorang laki-laki dengan minat yang sama dengan anak laki-laki Anda.

Mendaki Gunung Saat Musim Hujan Itu Seru, Asal...

Halaman: 
Penulis : Suciati, Agung Rahmadsyah